Minggu, 29 November 2020 09:52

​Tersengat Aliran LIstrik, Guru Perempuan Meninggal

Jumat, 30 Oktober 2020 07:58 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
​Tersengat Aliran LIstrik, Guru Perempuan Meninggal
Petugas saat memeriksa jenazah Anis. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Anis Setyowati (30), serorang guru yang beralamat di Dusun/Desa Plaosan, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal karena tersengat aliran listrik. Peristiwa itu sendiri terjadi di Dusun/Desa Wonorejo RT 009/RW 002, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (29/10).

Kapolsek Wates AKP Suharsono melalui Kasi Humas Polsek Wates, Aipda Agung menjelaskan, kejadian itu kali pertama diketahui Zudy Prasetyo, suami korban, usai bekerja di sawah. Dari sawah, Zudy langsung pulang menuju ke rumah kontrakannya yang terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Wates.

"Di rumah kontrakannya, Zudy Prasetyo duduk di dapur, kemudian memanggil istrinya namun tidak ada jawaban. Zudy Prasetyo mengecek ke dalam rumah dan mendapati istrinya (korban) sudah dalam posisi terlentang dengan tangan memegang antena TV," ujar kapolsek.

Zudy Prasetyo berusaha menolong istrinya (korban), namun setelah dipegang kondisi korban masih ada aliran listriknya dan sudah meninggal. "Zudy Prasetyo berlari memanggil Korin untuk mematikan aliran listriknya. Setelah aliran listrik padam, Korin menghubungi perangkat desa supaya melaporkan ke Polsek Wates," terangnya.

"Pada saat petugas datang ke TKP, korban sudah dipindahkan ke ruang tamu oleh pihak keluarga," kata Aipda Agung, Kamis (29/10).

Ditambahkan Aipda Agung, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan dari Tim Identifikasi Polres Kediri dan Tim Medis Puskesmas Wates, tidak ada luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Hanya luka bakar di tangan kanan korban akibat sengatan arus listrik. Sehingga, korban disimpulkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik.

"Dalam kesepakatan, keluarga menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah dan tidak ada tanda penganiayaan di TKP dan sanggup membuat peryataan tidak ada tuntutan keluarga sesuai hukum yang berlaku," pungkas Aipda Agung. (uji/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...