Salah satu pelamar kerja di JMF yang digelar di Unisla. (foto: TRIWIYOGA/ BANGSAONLINE)
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Guna mengurangi jumlah pengangguran di Lamongan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar Job Market Fair (JMF) di Universitas Islam Lamongan (Unisla).
JMF ini membuka sekitar 1.500 lapangan kerja yang dinaungi langsung oleh Dinas Tenaga Kerja Lamongan dan bekerja sama dengan 30 perusahaan.
BACA JUGA:
- Disnaker Sidoarjo Gelar Job Fair Inklusif, Buka 108 Lowongan Kerja untuk Disabilitas
- Mudahkan Pencaker, Bupati Situbondo Launching Aplikasi Ayo Kerja
- Mampu Sedot Puluhan Ribu Pengunjung, Ngawi Job Fair 2024 Sediakan 10 Ribu Lebih Lowongan Pekerjaan
- Tekan Angka Pengangguran, DPPTK Gelar ‘Ngawi Job Fair 2024’
Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, Hamdani Azhari mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, di Jawa Timur hanya Kabupaten Lamongan yang berani menggelar JMF, ini menunjukkan keseriusan pemkab dalam mengatasi pengangguran di Lamongan.
"Artinya, semangat meningkatkan ekonomi Lamongan, juga semangat dalam memberikan peluang kerja kepada pencari kerja," katanya, Rabu (21/10/2020).
Kenapa Unisla sebagai lokasi JMF, Hamdani menjelaskan, karena Unisla sendiri sudah mengajukan kolaborasi dengan disnaker sejak dua tahun lalu, dan tahun ini baru bisa direalisasikan.
"Harapan saya, tidak hanya ini, untuk seterusnya semoga Unisla dan disnaker bisa terus berkolaborasi dalam menghadapi permasalahan di Lamongan," harapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




