Rabu, 02 Desember 2020 03:37

​Seorang Pemuda di Jombang Dikabarkan Raib Digondol Wewe Gombel

Selasa, 15 September 2020 16:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
​Seorang Pemuda di Jombang Dikabarkan Raib Digondol Wewe Gombel
Lokasi rumpun bambu hilangnya Fathkur Rozi dipadati warga. (foto: ist).

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Sejak Senin (14/9/2020) dini hari yang lalu, Fathkur Rozi (31), pemuda asal Dusun Surabayan, Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang menghilang.

Peristiwa menghilangnya pemuda tersebut menjadi misteri, sebab dari keterangan beberapa warga setempat serta keluarganya, Fathkur digondol makhluk halus sejenis Wewe Gombel di kebun bambu (barongan) yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Ratusan warga yang penasaran sejak dua hari lalu juga memadati lokasi kebun bambu yang berada persis di belakang rumah korban tersebut, karena ingin menyaksikan secara langsung peristiwa tak lazim itu.

Bahkan, sejumlah paranormal dari berbagai daerah hingga luar kota pun datang silih berganti guna membantu mencari keberadaan Fathkur. Namun hingga detik ini, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan belum juga diketahui keberadaannya.

"Dari kemarin ada rombongan paranormal dari Surabaya juga, ini tadi juga ada upaya dari kelompok 'orang pintar', tapi belum ketemu, katanya dibawa ke luar desa," ujar Suliyani, salah satu tetangga korban yang ditemui di lokasi, Selasa (15/9/2020).

Dijelaskan Suliyani, Fathkur menghilang secara misterius sejak Senin (14/9/2020) dini hari lalu. Warga meyakini pemuda ini hilang dibawa mahluk halus ke alam gaib yang ada di 'barongan' itu.

Keyakinan ini menguat setelah adik korban bernama Agung, mengaku melihat kakaknya dibawa sosok putih ke atas pohon bambu. Tak hanya keluarganya, bahkan enam orang lainnya juga melihat hal yang sama.

"Katanya adiknya yang melihat itu sampai pingsan, ada sosok putih matanya merah. Lalu yang enam orang juga melihat Fathkur dibawa ke atas oleh sosok putih, tapi tidak kelihatan mata merahnya," terang Suliyani.

Hingga hari ini, puluhan warga sekitar bahkan dari desa lain yang mendengar kabar tersebut berdatangan silih berganti ke areal rumpun bambu tempat Fathkur menghilang lantaran penasaran.

Sementara itu, orang tua korban enggan ditemui dan diwawancarai terkait kejadian ini. Akan tetapi, salah satu anggota keluarga hanya mengatakan rencananya untuk melaporkan kejadian ini kepada polisi.

"Ngapunten nggeh, saya repot, saya mau ke polisi," kata salah satu anggota keluarga yang kemudian bergegas pergi dengan sepeda motornya. (aan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...