Rabu, 23 Oktober 2019 08:12

Terbanyak Terjangkit DB, Kecamatan Singgahan Tuban Berstatus KLB

Jumat, 23 Januari 2015 19:20 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Suwandi
Terbanyak Terjangkit DB, Kecamatan Singgahan Tuban Berstatus KLB
Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tuban ketika memberi keterangan didepan sejumlah awak media. (Suwandi/BangsaOnline)

TUBAN (BangsaOnline) - Gara-gara banyak warga yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kecamatan Singgahan, Tuban saat ini berstatus daerah Kejadian Luar Biasa (KLB). Hal itu diungkapkan oleh kepala dinas kesehatan setempat setelah Kecamatan Singgahan dilanda penyakit mematikan yang disebabkan nyamuk aides aygepti.

“Kini Kecamatan Singgahan kita tetapkan sebagai daerah KLB DBD,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, dr. Siaful Hadi ketika dikonfirmasi Harian Bangsa, jum’at (23/1).

Menurutnya, pada tahun 2015 ini jumlah warga yang dilaporkan postif terjangkit DBD sebanyak tujuh orang. Bahkan ada yang meninggal dunia karena diduga kuat terserang DBD.

“Kami tetapkan KLB, karena Kecamatan Singgahan saat ini yang terkena DBD jumlah korbannya lebih banyak bila dibandingkan tahun lalu,” terang pria alumnus UNAIR Surabaya ini.

Ketika ditanya daerah lainnya yang terjangkit DBD, Siful Hadi menjelaskan, bahwa saat ini daerah terjangkit DBD selain Kecamatan Singgahan juga dialami di Desa Jadi, Kecamatan Semanding. Informasinya, ada dua orang yang kini sedang terjangkit. Sedangkan untuk isu terkait belasan orang yang diduga ikut terjangkit DBD ternyata itu tak terbukti.

“Belasan orang yang sakit itu laporannya tidak terserang DBD, tapi penyakit lainnya. Seperti tifus, demam dan penyakit lainnya. Pokoknya kita jangan punya anggapan kalau orang badannya panas itu semua terkena DB,” cetusnya.

Sementara itu, data yang diperoleh Dinkes Kabupaten Tuban menyebutkan, sampai saat ini sudah ada 38 orang yang terjangkit DBD. Diprediksi penderita DBD di Tuban akan tinggi pada bulan Januari sampai Maret.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 22 Oktober 2019 23:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hutan Kota Balas Klumprik menyediakan area Bumi Perkemahan. Hutan Kota yang dikenal dengan sebutan Taman Hutan Raya ini terletak di belakang Kantor Kelurahan Balas Klumprik, Wiyung. Dari sekitar 4,3 hektare luas hutan kot...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Senin, 21 Oktober 2019 12:15 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...