Mengundang Kerumunan, Pertunjukan Seni di Alun-Alun Surabaya Dihentikan Sementara

Kemudian, pada hari kedua, Kamis (20/8/2020), pihaknya menambah petugas untuk menjamin protokol kesehatan itu. Bahkan, saat itu diberlakukan pembatasan penonton supaya tidak terjadi kerumunan di area Alun-Alun Surabaya. Tapi ternyata, warga malah berjubel di pedestrian dan itu tentu tidak diperbolehkan.

"Makanya, kami menilai perlu untuk melakukan beberapa evaluasi karena antusiasme warga begitu tinggi, sehingga kami hentikan sementara supaya kami juga bisa melakukan evaluasi, terutama tentang formulasi baru pertunjukan seni tersebut," ungkapnya.

Salah satu formulasi yang sampai saat ini masih terus dikaji adalah pagelaran seni yang dilakukan tanpa penonton, seperti pertandingan sepak bola Liga Champions, MotoGP, Balap Mobil F1, dan beberapa olahraga lainnya yang tetap dilakukan meski tanpa penonton. "Nah, formulasi-formulasi semacam ini masih terus kami kaji di saat evaluasi ini," tambahnya.

Namun begitu, Irvan memastikan bahwa pertunjukan seni budaya akan digelar kembali demi menjawab dan mengakomodasi para pekerja seni di masa pandemi Covid-19 ini. Sebab, pemkot sudah banyak menerima keluhan dari para pekerja seni yang kesulitan secara ekonomi di masa pandemi ini.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: