Sabtu, 08 Agustus 2020 16:27

​Rawat Pasien Positif Corona, Dokter dan Dua Anggota Keluarganya Serta Seorang ART Ikut Tertular

Senin, 06 Juli 2020 14:12 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Rawat Pasien Positif Corona, Dokter dan Dua Anggota Keluarganya Serta Seorang ART Ikut Tertular
Data sebaran kasus Covid-19 Kabupaten Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kasus positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Blitar dari Klaster Surabaya kembali bertambah. Ada dua pasien positif baru. Mereka adalah keluarga dokter asal Babadan Wlingi yang sebelumnya merawat pasien positif corona. Selain itu, asisten rumah tangga (ART) dokter tersebut juga dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, dua orang tambahan kasus baru dari Klaster Surabaya ini terkonfirmasi pada Minggu (5/7/2020) kemarin. Keduanya adalah wanita berusia 29 tahun dan 49 tahun dari keluarga dokter tersebut.

Selain itu, pada 29 Juni 2020 lalu, bersamaan dengan keluarnya hasil swab test terhadap dokter, ART-nya wanita berusia 21 tahun asal Kecamatan Binangun juga dinyatakan positif Covid-19.

"Jadi ada tiga tambahan dari Klaster Surabaya ini. Mereka, di antaranya dua keluarga dokter dan seorang ART," ujar Krisna, Senin (6/7/2020).

Diberitakan sebelumnya, penularan bersumber dari seorang wanita berusia 65 tahun asal Kecamatan Gandusari yang baru saja pulang dari Surabaya. Wanita tersebut telah dinyatakan meninggal dunia pada 24 Juni 2020 lalu. Selain menular ke keluarga dokter yang merawatnya, ketiga anaknya juga dinyatakan positif Covid-19.

Kronologis penularan berawal saat pasien wanita berusia 65 tahun yang sebelumnya berdomisili di Surabaya pulang ke Gandusari Blitar karena mengalami demam, sesak, dan penurunan kesehatan. Dia juga memiliki penyakit bawaan jantung dan atrofi otak.

Kemudian, dia dibawa pulang untuk dirawat anak-anaknya lalu dirawat di salah satu klinik di Babadan, Wlingi. Karena tak kunjung membaik dan mengalami penurunan kesadaran, pasien kemudian dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Saat dirawat di RSUD Ngudi Waluyo, pasien menjalani swab test.

Selanjutnya, pasien meninggal pada 24 Juni 2020 malam. Kemudian pada 25 Juni 2020, hasil swab test baru keluar menunjukkan positif Covid-19.

Saat dirawat di sebuah klinik di Babadan, Wlingi ternyata dokter yang merawatnya sempat kontak erat. Lalu, dokter berusia 51 tahun itu mengalami gejala demam, kemudian melakukan swab di Malang dan dinyatakan positif pada 29 Juni 2020 lalu. "Yang dokter swab mandiri di Malang. Saat ini dirawat di salah satu RS di Malang," imbuhnya.

Total pasien positif Covid-19 dari Klaster Surabaya, kini berjumlah 8 orang. Sementara jumlah kumulatif kasus corona di Kabupaten Blitar hingga Senin 6 Juli 2020, sebanyak 38 orang. Perinciannya 20 sembuh, 12 dirawat, dan 6 meninggal dunia.

Dengan bertambahnya kasus positif corona ini, Kabupaten Blitar kini berstatus zona oranye dengan risiko penularan sedang. Setelah sebelumnya berstatus zona kuning dengan risiko penularan rendah. (ina/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...