
NGAWI (BangsaOnline) - Perihal dengan berkembangnya rumor dikalangan Pemandu Lagu (PL) maupun wartawan Ngawi tentang istilah pengkondisian dana untuk wartawan membuat para wartawan di ngawi sempat resah.
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, beberapa wartawan dari media cetak, elektronic dan paguyuban wartawan ngawi (PWN) mendatangi karaoke hokky untuk mengkonfirmasi masalah tersebut.
Setelah sampai ditempat karaoke tersebut para wartawan yang datang ditemui oleh manajemen pengelola dan diadakan mediasi disalah satu ruangan didalam karaoke tersebut. Dari PWN yang pada saat itu diwakili langsung ketua menyampaikan perihal rumor yang berkembang dengan adanya istilah pengkondisian sejumlah dana untuk wartawan. Dan itu dibuktikan dengan adanya potongan gaji para PL dengan alasan untuk dana wartawan.
Ketua PWN menanyakan apakah benar ada dana yang diterimakan ke oknum wartawan, karena dari para wartawan aktif di ngawi merasa tidak pernah ada yang menerima sejumlah uang dari pengelola karaoke ini. Dijawab oleh manajemen bahwa benar adanya pemotongan sejumlah uang dari para PL yang pada saat itu ada salah satu media nasional yang akan mengadakan acara di ngawi tetapi yang bersangkutan tidak mau menerima entah dengan alasan yang kurang jelas. Dan meminta untuk dana tersebut diserahkan ke salah satu masjid di ngawi.
Untuk yang menangani dan mengelola para PL ternyata di karaoke hokky ada manajemen sendiri. Jadi didalam rumah hiburan tersebut ada 2 manajemen yaitu manajemen pengelolaan hiburan tersebut dan manajemen untuk PL.
Karena masalah pemotongan upah para PL dilakukan oleh pemegang manajemen PL yang kebetulan dipegang oleh Monik (30). Untuk memperjelas masalah tersebut dari para wartawan meminta agar pengelola PL tersebut juga dihadirkan dalam acara mediasi siang itu.
Tetapi pada saat monik masuk ruangan sudah keadaan menangis yang akhirnya tidak bisa banyak menjelaskan dan hanya mengucapkan permohonan maaf pada teman-teman wartawan perihal masalah tersebut dan berpesan agar masalah ini jangan sampai mencuat keluar.
Selanjutnya dia memohon diri untuk keluar. Menurut sumber yang tidak mau namanya dipublikasikan membenarkan adanya potongan gaji PL dengan alasan untuk dana wartawan.



