171 Orang Dievakuasi, Dini Hari Gubernur Khofifah Pantau Pelaksanaan Operasi Penertiban PSBB

171 Orang Dievakuasi, Dini Hari Gubernur Khofifah Pantau Pelaksanaan Operasi Penertiban PSBB Tim patroli gabungan yang diikuti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik yang memberlakukan PSBB berhasil mengamankan 171 orang yang masih melakukan aktivitas di luar rumah pada jam malam. foto: ist/ bangsaonline.com

Khofifah menyebut, pihaknya terus mengikuti perkembangan patroli gabungan yang tidak hanya dilakukan di Surabaya melainkan di Sidoarjo serta Gresik. "Hingga saat ini Kota Surabaya yang terkonfirmasi positif covid-19 jumlahnya sangat tinggi yakni 495 orang ," terangnya.

PSBB yang dilakukan di Jatim akan terus berjalan efektif memutus penyebaran Covid-19 jika masyarakat bisa patuh serta disiplin. Mengajak masyarakat untuk patuh dan disiplin ternyata tidaklah mudah dan membutuhkan waktu.

"Kami memberikan apresiasi kepada jajaran dari Kapolda, Kapolrestabes beserta jajaran, TNI, Satpol PP kabupaten/kota setempat sama sama melakukan proses teguran ini. Saya ingin menjadikan teguran dan tindakan ini sebagai pembelajaran kita bersama dengan data yang ada, jangan menganggap enteng dan jangan menganggap remeh bahwa penyebaran Covid-19 ini cepat dan masif sekali," jelasnya.

Menurutnya, ketika masyarakat bisa menjaga kepatuhan dan kedisiplinan dengan tinggi maka penyebaran Covid-19 ini bisa teratasi lebih efektif. "Kita berupaya agar PSBB di Jatim bisa berlangsung efektif sehingga tidak perlu dilakukan perpanjangan PSBB seperti daerah atau provinsi lain yang telah terlebih dahulu mengajukan perpanjangan. Saya mohon dipahami masyarakat yang berada di wilayah PSBB, yakni Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik bisa terus patuh dan disiplin untuk tetap tinggal di rumah dan melakukan aktivitas di rumah," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Jatim Irjen Pol. Luki Hermawan mengatakan, razia gabungan pada PSBB hari kelima ini yang dilakukan di tiga wilayah serentak, yakni Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Hasil dari razia gabungan tersebut, lanjut Kapolda, untuk wilayah Gresik terdapat 65 orang, Sidoarjo 24 orang, serta Kota Surabaya terjaring razia sebanyak 80 orang. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemeriksaan sesuai aturan.

"Kami akan terus melakukan penindakan sesuai aturan dan akan melakukan rapid test kepada masyarakat yang terjaring razia pada pelanggar PSBB. Kita harus lakukan tindakan tegas supaya semua masyarakat bisa menjaga agar penyebaran Covid-19 tidak meluas. Mudah mudahan saudara saudara kita yang terkena rapid test ini betul-betul sehat," tutupnya. (tim).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO