Meninggal di Jakarta, Warga Blitar Dimakamkan dengan Protokol Penanganan Jenazah Pasien Corona

"Diduga yang bersangkutan meninggal karena positif Covid-19. Untuk itu, anggota tim gugus langsung ke TKP untuk memastikan berita tersebut. Dan mengambil langkah-langkah sesuai protokoler. Namun, kami garis bawahi ini masih dugaan, belum ada pernyataan resmi yang menyebut warga tersebut positif Covid-19," ungkap Krisna.

Kata dia, jenazah dibawa pulang ke Blitar dengan mobil jenazah. Serta didampingi oleh 8 orang temannya.

Pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan ketika masuk wilayah Blitar, mobil dalam kondisi steril, sehingga akan dilakukan penyemprotan disinfektan di perbatasan. Sementara delapan orang yang turut mengantar jenazah dari Jakarta kembali ke Blitar, akan langsung diisolasi selama 14 hari.

"Sebelum masuk di perbatasan masuk Kabupaten Blitar, mobil akan disemprot disinfektan," imbuhnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Meninggal di Jakarta, Warga Blitar Dimakamkan dengan Protokol Penanganan Jenazah Pasien Corona - Halaman 2