Senin, 30 Maret 2020 23:39

​Upaya Usir Virus Corona, Kiai Asep Ajak Rakyat Banyak Istighfar & Baca Qunut Nazilah

Selasa, 24 Maret 2020 20:39 WIB
Editor: MA
​Upaya Usir Virus Corona, Kiai Asep Ajak Rakyat Banyak Istighfar & Baca Qunut Nazilah
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA. foto: bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Prof Dr. KH Asep Saifuddin Chalim, MA mengaku akan merumuskan langkah-langkah spiritual untuk mengusir virus corona yang kini mencekam bangsa Indonesia. “Nanti malam akan saya susun. Besok sore insyaallah sudah selesai,” kata pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (24/3/2020) malam.

Bentuknya apa, kiai? “Saya akan buat edaran agar dibaca oleh masyarakat, terutama umat Islam. Misalnya kita harus banyak baca istighfar, membaca qunut nazilah, dan membaca laa haw laa walaa quwwata illa billah sebanyak-banyaknya,” kata Kiai Asep yang memiliki 9.000 santri.

Ia mengaku melihat langsung bagaimana kondisi masyarakat saat ini. “Mereka sangat gelisah,” kata kiai miliarder yang dikenal dermawan itu.

Karena itu ia minta masyarakat banyak membaca laa hawla walaa quwwata illaa billah untuk mengusir virus corona atau covid-19. “Baca sebanyak-banyaknya. Insyaallah bisa mengusir virus corona, “ kata Kiai Asep yang putra salah satu pendiri NU KH Abdul Chalim Luwimunding itu.

“Kenapa harus baca laa hawla kerena kalimat ini sesuai dengan kententuan hadits,” kata kiai yang baru mendapat gelar guru besar dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) Surabaya yang pengukuhannya dihadiri Presiden RI Joko Widodo itu.

Menurut dia, laa hawla walaa quwwata illaa billah itu berarti tiada daya dan kekuatan bagi manusia kecuali atas pertolongan Allah SWT. “Dengan merasa tidak punya daya dan kekuatan itu, Allah senang karena memang hanya Allah yang punya daya dan kekuatan. Jika Allah sudah senang, jika Allah mencintai kita, maka Allah akan memberikan apa saja yang kita inginkan. Allah akan menolong kita (untuk mengusir virus corona),” kata ketua umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.

Karena itu ia minta masyarakat jangan berhenti membaca laa hawla walaa quwwata illaa billah. “Pokoknya sebanyak-banyak dan dimana saja,” katanya.

Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus kerjas keras untuk mengantisipasi dan membendung serangan virus sangat ganas itu. Pemprov Jawa Timur juga terus mengupdate perkembangan jumlah pasien yang terinfeksi covid-19. Jumlah pasien yang positif terjangkit virus corona di Jawa Timur 51 orang. Namun ada lima pasien diinformasikan sembuh.

Pada Senin (23/3/2020) kemarin, Khofifah mengumumkan, terjadi lonjakan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) yaitu 1.405 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 125 orang.

Pada Selasa (24/3/2020), Khofifah mengumumkan ada dua pasien meninggal. "Kami ingin menyampaikan bahwa ada dua pasien yang meninggal. Satu dari Malang dan satu dari Surabaya," kata Khofifah dalam keterangan pers di Gedung Negara Grahadi, Selasa (24/3/2020).

Khofifah juga menyampaikan kabar baik yakni adanya pasien positif yang sembuh sebanyak lima orang. Dengan rincian empat pasien dari Surabaya dan satu dari Malang.

"Dari 51 pasien yang sudah terkonfirmasi positif ini, alhamdulillah ada lima yang sudah terkonfirmasi bahwa mereka sudah terkonfersi negatif, artinya mereka sudah sembuh," ucap Khofifah.

"Satu dari Malang dari RSUD Syaiful Anwar dan empat di Surabaya dari RSU dr Soetomo Surabaya," kata ketua umum PP Muslimat NU itu.

Sementara secara nasional pasien positif terinfeksi virus corona terus bertambah. Hingga hari ini, Selasa (24/3/2020) warga Indonesia yang terinfeksi virus corona bertambah jadi 686 orang. Korban meninggal mencapai 55 orang, sedang jumlah yang sembuh 30 orang.

"Penambahan kasus baru 107 kasus. Sehingga total jumlah korban jadi 686 kasus positif Corona," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (24/3).

Yurianto melanjutkan kasus positif Corona, per Selasa (24/3), itu antara lain berasal dari Bali (6 kasus), Banten (65), DI Yogyakarta (6), DKI Jakarta (424), Jambi (1), Jawa Barat (60), Jawa Tengah (19), Jawa Timur (51), Kalimantan Barat (3), Kalimantan Timur (11).

Lalu Kalimantan Tengah (3), Kalimantan Selatan (1), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (1), Sumatera Selatan (1), Sulawesi Utara (2), Sumatera Utara (7), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (4), Lampung (1), Riau (2), Maluku Utara (1), Maluku (1), Papua (3), dan dalam proses verifikasi (5 kasus).

Ia juga menyebut ada penambahan tujuh kematian akibat Covid-19 dari hari sebelumnya, sehingga totalnya menjadi 55 kasus. Yang terbanyak berasal dari DKI, yakni 31 kematian.

"Total jumlah kematian mencapai 55 orang," ujar Yurianto. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...