Senin, 30 Maret 2020 00:36

Dirut PG Tanam Perdana Kentang di Lahan Demplot Garut

Selasa, 11 Februari 2020 19:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Dirut PG Tanam Perdana Kentang di Lahan Demplot Garut
Dirut PT PG Rahmad Pribadi bersama para petani ketika tanam perdana kentang di Garut. foto: ist

GARUT, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menggelar tanam perdana kentang pada lahan demonstration plot (demplot) di Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (11/2).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi secara simbolis melakukan penanaman bibit kentang sebagai tanda dimulainya tanam perdana.

Pada tahap ini, seluas 1,5 hektare lahan kentang menggunakan pupuk komersil (non-subsidi) unggulan Petrokimia Gresik, yaitu NPK Phonska Plus. "Aplikasi pemupukannya adalah 400 kilogram pupuk NPK Phonska Plus untuk lahan seluas setengah hektare," ujar Rahmad.

Dengan kata lain, lanjut Rahmad, untuk 1 hektare lahan kentang bisa menggunakan 800 kilogram pupuk NPK Phonska Plus. Dengan formula ini, produktivitas kentang mampu mencapai lebih dari 20 ton per hektare.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, rata-rata produktivitas tanaman kentang nasional adalah 18,71 ton/ha. "Artinya, rekomendasi pemupukan Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas tanaman kentang di atas rata-rata nasional," jelasnya.

Menurut Rahmad, keunggulan NPK Phonska Plus adalah adanya kandungan mineral Zinc, yaitu unsur hara mikro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk ini semakin relevan mengingat kandungan zinc pada lahan pertanian di Indonesia sudah sangat berkurang.

"Kandungan Zinc inilah yang membedakan NPK Phonska Plus dengan NPK Phonska bersubsidi," jelasnya.

Lebih lanjut Rahmad menyebutkan bahwa kentang adalah salah satu tanaman hortikultura strategis nasional, bahkan bisa diekspor. 

Berdasarkan data BPS, panen kentang nasional pada tahun 2018 mencapai 1,28 juta ton dari luas panen 68.683 ha. Produktivitas kentang berada di urutan keempat nasional untuk komoditas sayuran, setelah bawang merah, kubis, dan cabai rawit.

Rahmad menegaskan bahwa untuk menjaga dan bahkan meningkatkan produktivitas kentang secara nasional, maka diperlukan pasokan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan. Karena kentang merupakan bahan baku untuk industri makanan, seperti kentang goreng, keripik, dan berbagai produk olahan kentang lainnya. 

"Kami berharap pola pemupukan pada demplot ini dapat ditiru oleh para petani kentang setempat lainnya," paparnya.

Petrokimia Gresik saat ini sedang menjalankan program transformasi bisnis yang salah satu upayanya adalah meningkatkan penjualan pupuk komersial. Karena asa dari Petrokimia Gresik saat ini adalah memberikan solusi bagi agroindustri, yaitu industri yangproduknya menggunakan bahan baku dari hasil pertanian.

"Dengan menggunakan pupuk yang berkualitas, maka sektor agroindustri tersebut bisa mendapat input atau bahan baku berkualitas untuk industrinya," terangnya.

Sebagai perusahaan solusi agroindustri, Petrokimia Gresik tidak sekedar memberikan pengawalan pemupukan saja, namun melalui anak perusahaan (PT Petrokimia Kayaku) juga memberikan pengawalan terhadap potensi atau risiko serangan hama. "Sehingga pengawalan dari Petrokimia Gresik group ini lengkap, mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama," katanya.

Untuk tahap awal di tahun 2020 ini Petrokimia Gresik memilih Jawa Barat untuk demplot kentang. Karena Jawa Barat adalah penghasil kentang terbesar ketiga, setelah Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan total produksi mencapai 265.537 ton. Selanjutnya, demplot akan dilakukan di beberapa daerah sentra hortikultura lainnya di tanah air. 

"Sekali lagi, kami siap memberikan pengawalan pemupukan dan pengendalian hama untuk petani yang menanam kentang. Harapannya, agar sektor agroindustri mendapat input berkualitas dalam proses industrinya," pungkas Rahmad. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...