“Untuk sarpras memang kita buat senyaman mungkin buat peserta. Kita juga siapkan UKM untuk njagani bagi peserta dari luar kota yang belum makan,” kata dia.
Bahkan, pihaknya juga menyiapkan dua monitor yang terhubung langsung dengan CCTV (Closed Circuit Television) di ruang ujian. Melalui monitor tersebut, petugas dapat memantau secara live view suasana di ruang ujian. “Jadi selama peserta mengerjakan soal di dalam ruang ujian, kita juga bisa melihat suasana di dalam,” katanya.
Kepala Bidang Pengembangan dan dan Penilaian Kinerja, BKD Kota Surabaya, Hendri Rahmanto menjelaskan, sebelum mengikuti ujian SKD, peserta akan melewati beberapa tahapan. Mulai penitipan barang bawaan, screening menggunakan metal detector, hingga registrasi pengecekan data kependudukan dengan data peserta.











