
Diawali dengan sambutan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ia mengungkapkan data kependudukan laki laki di Jawa Timur mengalami surplus 4,6 juta. Oleh karena itu data kependudukan di Jawa Timur sudah bisa dilakukan registrasi melalui Handphone.
"Masyarakat bisa melakukan pencetakan dokumen atau data kependudukan dan catatan kependudukan. Data tersebut bisa tersimpan dalam satu data base yang terkoneksi keseluruh instansi dan terkoneksi dengan Dukcapil Pusat," tuturnya.

TAGS:pemkot pasuruan










