
"Kapasitas saya adalah menemui adik-adik, dan monggo disampaikan kepada kami. Saya Asisten 1 (bagian pemerintahan) dan Pak Bambang dari Bakesbangpol," ujar Moh. Djamil membuka diskusi di ruang tamu Gedung Pemkab Jember.
Ada 6 orang perwakilan mahasiswa hadir dalam pertemuan tersebut. Namun, mereka tetap menuntut untuk menemui Bupati Jember Faida. "Kami sudah terlalu lama menunggu pak, kami hari ini ingin ditemui bupati. Dulu tidak ditemui, sekarang jangan sampai tidak ditemui," ujar Roni salah seorang mahasiswa.
Perwakilan mahasiswa masih tetap ngotot untuk menemui Bupati Jember Faida. "Tetapi sesuai perintah pimpinan melalui Sekretaris Pemkab, kami menerima aspirasi dan menemui adik-adik. Tapi untuk kewenangan, dan apakah aspirasi itu diterima, itu menjadi domain bupati. Saya hanya menjalankan tugas," ujar Djamil kembali menjawab pernyataan mahasiswa.










