Jumat, 18 Oktober 2019 16:55

​Kabur Hingga ke Palangkaraya, Polisi Gadungan Berhasil Dibekuk Polres Blitar

Kamis, 10 Oktober 2019 19:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Kabur Hingga ke Palangkaraya, Polisi Gadungan Berhasil Dibekuk Polres Blitar
Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto saat mengekspos tersangka dalam pers rilis, Kamis (10/10).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pelarian pelaku kriminal asal Desa Jingglong, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar berakhir. Pria bernama Andik Saputro (25) ini ditangkap polisi saat sedang berada di area Bandara Tjilik Riwuk Palangkaraya.

Andik diketahui merupakan pelaku tindak kejahatan perampas HP disertai pemukulan dan pengancaman kepada korbannya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (10/1/2019) lalu sekitar pukul 16.30 WIB, di lapangan tenis Kelurahan Jegu, Sutojayan. Saat melakukan aksi perampasan, Andik mengaku jika dirinya merupakan seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Blitar. Modus ini digunakan untuk memudahkan pelaku merampas benda berharga milik korban.

"Pemerasan ini terjadi awal tahun 2019. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di Palangkaraya. Pelaku ini memang melarikan diri usai beraksi. Saat beraksi, pelaku ini juga mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Polres Blitar," jelas Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto.

Setelah tertangkap, pelaku langsung dibawa ke Blitar. Saat diinterogasi di Mapolres Blitar, pelaku mengakui semua perbuatannya. Dia ternyata bukan hanya sekali melakukan aksi kejahatan. Sebelumnya, pada 2018 lalu, pria lajang ini juga pernah melakukan pencurian sebuah laptop dan Hp di Kecamatan Sutojayan. Pelaku juga merupakan seorang residivis dan pernah dua kali ditahan di Lapas Blitar.

"Pelaku sudah melakukan aksi kejahatan beberapa kali. Pelaku ini juga merupakan residivis dan pernah dua kali menjalani hukuman di Lapas Blitar," imbuhnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, 1 buah dosbook HP merk Pocophone dan 1 sepeda motor Yamaha Vixion warna Merah, yang digunakan pelaku saat beraksi.

"Pelaku dijerat dengan pasal 368 ayat 1 KUHP. Dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," pungkasnya. (ina/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...