Selasa, 12 November 2019 04:59

​Minta Kejelasan Soal Dugaan Penyelewengan, Puluhan Warga Ngawi Geruduk Tiga Instansi

Selasa, 13 Agustus 2019 19:32 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
​Minta Kejelasan Soal Dugaan Penyelewengan, Puluhan Warga Ngawi Geruduk Tiga Instansi
Aksi massa saat demo di depan Kejari Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Puluhan warga yang mengatasnamakan "Gerakan Rakyat Menggugat" mendatangi kantor Inspektorat, DPRD, dan kantor Kejaksaan Negeri Ngawi, Selasa (13/08). 

Hal itu terkait dengan adanya beberapa laporan warga terkait dugaan penyelewengan di beberapa desa yang dilakukan oleh oknum kadesnya yang tidak mendapat respon oleh pihak terkait.

Namun sayangnya, puluhan warga desa  yang dimotori Sumadi tidak ditemui kepala Inspektorat. 

Usai dari kantor inspektorat, puluhan warga tersebut berjalan kaki meneruskan aksinya di kantor DPRD Ngawi. Di gedung wakil rakyat tersebut para pendemo yang jumlahnya mendekati angka seratusan dipersilakan masuk dan ditemui Ketua DPRD Ngawi Dwi Rijanto Sujatmiko.

Usai diterima secara terbuka oleh ketua DPRD, para pendemo meneruskan aksinya ke kantor Kejaksaan Negeri Ngawi. Di sini pun para pendemo tidak dapat bertemu dengan kepala Kejaksaan Negeri Ngawi. Para pendemo hanya ditemui Plt Kasie Intel Kejari Cakara Nur Budi Hartanto.

"Terkait aksi demo ini kita sampaikan apresiasi terhadap masyarakat yang telah memercayakan pada kami untuk melakukan penegakkan hukum atas kasus korupsi," jelas Cakra Nur Budi Hartanto pada BANGSAONLINE.com.

Atas tuntutan yang diajukan oleh para pendemo tetap akan ditindaklanjuti namun untuk masalah kasus korupsi harus berkoordinasi dengan inspektorat. Pada intinya kejaksaan menunggu selesainya proses dari pihak inspektorat dan menyatakan adanya temuan atau kerugian yang diderita negara.

Sedangkan dari pihak pendemo melalui juru bicaranya Sumadi mengatakan bahwa dalam aksi demonya kali ini diterima dengan baik walaupun tidak berhasil menemui pimpinan instansi yang didatangi.

"Pada prinsipnya kita diterima dengan baik untuk menunggu hasil dari inspektorat yang telah berjanji sekitar dua minggu akan merampungkan," terang Sumadi.

Selama ini, beberapa warga yang melaporkan kasus korupsi yang sebagian besar dilakukan oleh oknum kadesnya memang terkesan tidak mendapatkan respons. Akhir-akhir ini memang banyak laporan dari warga ke kantor Kejaksaan Negeri Ngawi yang jarang ditindaklanjuti yang akhirnya tidak ada kejelasan dari laporan tersebut. (nal/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Sabtu, 02 November 2019 09:18 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...