Dinas Peternakan Klaim Populasi Sapi Potong di Jatim Surplus, Begini Tanggapan PPSDS

Dinas Peternakan Klaim Populasi Sapi Potong di Jatim Surplus, Begini Tanggapan PPSDS Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim menggelar seminar Ketahanan Pangan Jawa Timur di Hotel Sahid Surabaya, Kamis (1/8). foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLNIE

Pada sesi diskusi ini berlangsung cukup tegang karena peserta seminar yang rata-rata pelaku usaha daging dan merasa data yang dimiliki Dinas Peternakan Jatim tidak valid. Karena dari jumlah populasi ini masuk instrumen anakan dan betina yang dalam aturan tidak boleh dipotong.

Kondisi ini yang menjadikan beberapa kebijakan kurang tepat, karena berdasar data yang dianggap tidak cocok dengan fakta di lapangan.

Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim, Mutowif menegaskan jika ada perbedaan perhitungan antara pelaku usaha dengan Dinas Peternakan.

“Seekor menghasilkan daging 175 kg untuk Jawa, Madura rata-rata 90 kg. Ini yang menjadi permasalahan mendasar,” terangnya.

Sedangkan Dinas Peternakan berasumsi per ekor menghasilkan 200 kg daging. Sehingga terjadi perbedaan yang signifikan.

“Harus direvisi asumsi dasarnya. Jika tidak revisi, maka permasalahan daging tidak akan ada jalan keluarnya. Kalau ndak percaya bisa dibuktikan dengan melihat tiap RPH secara acak. Tinggal bagaimana mekanisme dinas atau kementerian, agar asumsi daging yang dihasilkan satu ekor bisa clear,” tegasnya. (mdr/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO