Rabu, 19 Februari 2020 23:33

Menggaruk Kulit Gatal, Dijamin Tambah Gatal

Minggu, 02 November 2014 12:32 WIB
Editor: rosihan c anwar
Menggaruk Kulit Gatal, Dijamin Tambah Gatal
Mengapa aktivitas menggaruk dapat membuat rasa gatal bertambah? Foto: repro bbc

WASHINGTON (bangsaonline)

Sebuah penelitian terbaru berhasil menemukan jawaban mengapa aktivitas menggaruk kulit justru dapat membuat Anda merasa lebih gatal.

Studi yang dilakukan pada seekor tikus ini menunjukkan bahwa semakin gencar aktivitas menggaruk dilakukan akan membuat makin gatal karena otak terpicu untuk melepaskan senyawa Serotonin.

Penelitian ini, yang belum diuji pada manusia, menunjukkan bahwa memblokir serotonin pada tulang belakang dapat mengurangi gatal kronis.

Hasil studi ini diharapkan dapat membantu manusia secara efektif dalam mengatasi rasa gatal di kulitnya.

Rasa gatal pada kulit dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari iritasi akibat debu atau sehelai rambut hingga masalah kulit yang serius.

Salah satu aktivitas menggaruk dapat menghasilkan sedikit rasa sakit yang dapat mengganggu sensasi gatal secara sementara.

Inilah yang menyebabkan sel saraf tulang belakang melaporkan adanya sinyal rasa sakit ke otak ketimbang sensasi gatal, menurut Prof Zhou-Feng Chen, peneliti dan pimpinan Pusat studi rasa gatal di Universitas Washington, AS.

Pada seekor tikus, kaitan antara gatal dan menggaruk itu seperti 'lingkaran setan'.

"Pada seekor tikus, kaitan antara gatal dan menggaruk itu seperti 'lingkaran setan'," kata Profesor Chen.

Walaupun demikian, menurutnya, memblokir pelepasan serotonin bukan cara yang tepat untuk mengatasi rasa gatal.

Serotonin adalah senyawa yang terlibat dalam proses pertumbuhan, penuaan, metabolisme tulang dan pengaturan suasana hati (mood).

Penelitian ini menunjukkan, salah satu cara yang paling menjanjikan untuk mengendalikan gatal kronis adalah untuk mengganggu interaksi antara serotonin dan sel-sel yang menyampaikan sinyal gatal ke otak, kata Prof Chen.

Juru bicara British Association of Dermatologists mengatakan penelitian ini dapat membantu pemahaman yang lebih baik atas mekanisme gatal, dan pada akhirnya bisa membantu dalam pengembangan pengobatan untuk penyakit gatal yang kronis

Sumber: bbc
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Rabu, 19 Februari 2020 12:00 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTentang meru...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...