Selasa, 17 September 2019 12:27

​Tambah Nilai Jual, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Produk Inovatif

Rabu, 24 Juli 2019 22:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
​Tambah Nilai Jual, Pemkab Pasuruan Gelar Pelatihan Produk Inovatif
Para pelaku usaha saat ikuti pelatihan membuat olahan berbahan baku kerang.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Bagi para pecinta makanan seafood pasti sudah merasakan nikmatnya menyantap kerang, makanan khas yang banyak dijual oleh masyarakat yang tinggal di persisir laut.

Sejatinya, hasil perikanan tersebut bisa diolah menjadi beraneka ragam produk seperti stick, krupuk, nugget berbahan baku kerang/keong, sehingga akan menghasilkan nilai keutungan yang cukup lumayan.

Banyaknya hasil tangkapan laut yang selama ini dijual secara tradisional oleh masyarakat pesisir mengilhami Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan melakukan terobosan. Yakni dengan memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha membuat aneka produk makanan berbahan kerang bekerja sama dengan BBP2HP (Balai Besar Pengujian Penerapan hasil Perikanan) Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada para pelaku usaha bagaimana cara mengelola hasil tangkapan laut menjadi produk makanan yang memiliki nilai jual yang cukup lumayan bila dibandingkan menjual langsung (tanpa diolah: red) hasil tangkapan langsung di pasar.

“Mereka (para pelaku usaha) diberi pelatihan dan praktik langsung cara membuat makanan berbahan baku kerang/ keong dari instruktur BBP2HP,“ jelas Ir Slamet Nurhandoyo .

Ia mengatakan, ada sekitar 30 pelaku usaha yang ikut dalam pelatihan tersebut yakni dari Nguling, Kraton, Grati, Bangil, Lekok, dan Beji. Dalam pelatihan tersebut, mereka diajari praktek langsung membuat aneka makanan mulai proses awal hingga menjadi produk siap dimakan.

"Harapannya nanti, pengetahuan yang diperoleh mereka bisa diterapkan dan dikembangkan kepada anggotanya," harap Slamet.

Keterangan yang sama disampaikan oleh Plt BBP2HP Muhammad Wahidin yang ikut dalam kegiatan praktek di Bale Kusuka Kedungboto Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

"Kegiatan yang dilakukan ini bertujuan untuk penyebarluasan informasi pengujian penerapan hasil perikanan kepada para pelaku usaha. Agar nantinya bila mereka bisa menguasai dan diterapkan menjadi kegiatan usaha yang inovatif, secara otomatis mereka dapat keuntungannya nilai okonomis yang cukup lumayan," pungkasnya. (bib/par/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...