Rabu, 21 Agustus 2019 06:33

RGS Berharap Demo Forkot di JIIPE Berjalan Tertib

Senin, 22 Juli 2019 12:25 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
RGS Berharap Demo Forkot di JIIPE Berjalan Tertib
JIIPE tampak dari udara.

GRESIIK, BANGSAONLINE.com - Rencana Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Masyarakat Kota (Forkot) menggelar demo di Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE), atau yang lebih dikenal Pelabuhan Internasional di Kecamatan Manyar, hari ini (22/7), banyak menyita perhatian publik. Salah satunya dari pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia, H. M. Khozin Ma'sum.

Khozin menilai bahwa demo yang dilakukan LSM Forkot di JIIPE adalah bentuk ungkapan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan. Sebab, hingga kini Pelabuhan Internasional itu belum bisa beroperasi sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat Gresik. Salah satunya, bisa menyerap tenaga kerja seperti yang didengungkan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

"Saya selaku Pendiri RGS Indonesia memberikan apresiasi kepada teman-teman Forkot. Tetapi pesan dan harapan saya jangan sampai aksi unjuk rasa yang dilakukan mengganggu aktivitas orang lain seperti membuat kemacetan jalan dan lainnya," katanya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (22/7).

Abah Khozin, begitu panggilan akrabnya, juga berharap Forkot bisa menjaga kondusivitas wilayah dan ketertiban saat menyampaikan aspirasi yang diperjuangkan. "Semoga dengan demo ini, Forkot dan manajemen JIIPE bisa menjadi mitra yang saling mengedepankan kepentingan seluruh masyarakat Gresik," harapnya.

Pada kesempatan ini, Khozin juga mengungkapkan awal mula rencana pembangunan Pelabuhan Internasional di Kecamatan Manyar itu. Menurut dia, pelabuhan tersebut sudah digagas dan tercetus sejak tahun 1995, atau sekira 24 tahun silam.

"Waktu itu, saya salah satu penggagas pembangunan Pelabuhan Internasional," ungkap Khozin yang kala itu menjabat Bendahara Umum DPP Badan Kerjasama Ulama dan Pondok Pesantren Indonesia (Bakuppi) yang diketuai KH Hasib Wahab Hasbullah.

"Waktu itu, saya bersama Gus Hasib dan teman-teman Bakuppi lain memiliki keinginan kuat untuk mewujudkan pembangunan Pelabuhan Internasional. Sebab, keberadaan pelabuhan itu nantinya sangat berdampak luas terhadap pertumbuhan ekonomi bangsa, terlebih bagi masyarakat di Kabupaten Gresik dalam menyerap tenaga kerja untuk mengurangi angka pengangguran, " urainya.

Untuk mewujudkannya, lanjut Khozin, para petinggi Bakuppi pada tahun 2004 menemui Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri di Istana Negara. Apa tanggapan presiden waktu itu? "Bu Presiden sangat mendukung dan welcome," ungkapnya.

Sebagai putra daerah Gresik, Khozin berharap agar pelabuhan yang diimpi-impikan sejak tahun 1995 itu bisa menciptakan perubahan ekonomi secara nasional, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Gresik.

"Insya Allah keberadaan Pelabuhan Internasional di Manyar kelak bisa mengangkat perekonomian nasional dan daerah. Juga akan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sangat banyak " pungkasnya. (hud/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...