Senin, 22 Juli 2019 14:05

​Hanggar Pesawat Kecil Hingga Bandara Pesawat Amfibi akan Ada di Sumenep

Jumat, 12 Juli 2019 23:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Hanggar Pesawat Kecil Hingga Bandara Pesawat Amfibi akan Ada di Sumenep
Achmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Sumenep tak patah arang untuk mengembangkan Bandara Trunojoyo yang telah dikomersilkan sejak tahun 2018.

Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi menuturkan, bandara di ujung pulau Madura itu akan dikembangkan dengan fasilitas hanggar khusus pesawat kecil. Dengan begitu, Fauzi bermimpi Bandara Trunojoyo akan menjadi pusat bengkel pesawat kecil di Indonesia.

"Jadi kalau itu sudah terwujud, servisnya pesawat ATR-72, perintis, jet, akan ke sini semua. Jadi, tidak perlu lagi ke Singapura," kata Fauzi kepada wartawan di Surabaya, Jumat (13/7).

Fauzi menjelaskan, untuk mewujudkan mimpi besarnya itu, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan salah satu perusahaan BUMN. Bahkan, pihak ketiga yang akan berinvestasi itu sudah melihat langsung kondisi Bandara Trunojoyo.

"Ada pihak ketiga, kemarin sudah turun ke lapangan," imbuhnya.

Berdasarkan rencana, hanggar tersebut akan dibangun empat. Dengan begitu, masih perlu perluasan lahan sekira tiga hektare. Guna tidak mengganggu aktivitas penerbangan, maka landasan pacu pesawat komersil akan dibuat baru tepatnya di sisi utara.

"Kita bikin runway baru yang sekiranya cukup untuk pesawat jenis Boeing," terangnya.

Selain itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep itu juga menyampaikan target pembangun lainnya, seperti membuat pelabuhan udara khusus untuk pesawat amfibi jenis perintis Airfast. Proyek yang akan jadi percontohan itu terletak di Pulau Masalembu.

"Nanti take off-nya dari bandara darat, landing-nya di atas air," terang penulis buku 'Saatnya Move On' ini," kepala daerah berusia muda tersebut.

Saat ini, kata Fauzi, pihaknya masih menunggu hasil kajian yang dilakkukan oleh Kementrian Perhubungan. Melihat kondisi Sumenep yang mimiliki banyak Pulau, Fauzi berhap hal itu bisa terwujud.

"Masih di kaji. Tapi saya yakin bisa, kalau di Masalembu sudah bisa, maka pulau lain tinggal buka trayek," pungkas Fauzi. (mdr/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...