Sabtu, 16 November 2019 06:18

​Terdakwa Narkoba Divonis Bebas, Kejari Tuban Ajukan Kasasi

Senin, 24 Juni 2019 22:12 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Terdakwa Narkoba Divonis Bebas, Kejari Tuban Ajukan Kasasi
Kasi Intel Kejari Tuban, Nurhadi.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tuban (Kejari Tuban), mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait vonis bebas terdakwa kasus narkotika jenis sabu-sabu oleh Pengadilan Negeri Tuban (PN Tuban).

Diketahui, majelis hakim PN Tuban memvonis bebas dan menyatakan terdakwa tidak bersalah Hok San (51), warga Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, pada sidang di akhir bulan Mei 2019.

Atas putusan PN Tuban itu, Ketua Majelis Hakim Fathul Mujib yang didampingi dua anggota hakim, Benedictus Rinanta dan Erslan Abdillah memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan.

Dalam persidangan, JPU menuntut terdakwa dengan hukuman 6 tahun penjara dalam perkara tersebut. Namun, atas vonis bebas itu, Jaksa kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait putusan Hakim dari PN Tuban.

"Kami telah mengajukan kasasi kepada MA pasca dua hari sidang penjatuhan vonis oleh PN Tuban," ujar Kasi Intel Kejari Tuban, Nurhadi, Senin (24/06).

Nurhadi menambahkan, saat ini berkas pengajuan kasasi tersebut juga telah dikirim dan tinggal menunggu hasil keputusan dari MA. "Semua berkas sudah kita kirim. Sekarang tinggal menunggu kabar dari MK," Imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, tersangka Hok San ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Tuban di rumahnya pada tanggal 26 Januari 2019, dan langsung ditahan. Dari hasil penangkapan, anggota mengamankan dua poket sabu seberat 0,38 gram, pipet kaca, dan bong.

Tak terima dengan penetapan tersangka, Hok San melalui kuasa hukum mengajukan permohonan gugatan praperadilan di PN Tuban. Mereka menggugat proses penetapan hukum yang dilakukan penyidik Polres Tuban, pada akhir bulan Maret 2019. Namun, gugatan itu ditolak hakim karena pokok perkara utama telah dilimpahkan di Pengadilan.

Selanjutnya, JPU Kejari Tuban menuntut Hok San dengan hukuman pidana 6 tahun penjara atas dakwaan melanggar pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 35 tahun 2019 tentang Narkotika. (gun/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...