Senin, 26 Agustus 2019 12:51

​Tunggu Keputusan DKPP, Dua Komisioner Bawaslu Lamongan Optimis Tidak Bersalah

Kamis, 20 Juni 2019 17:35 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
​Tunggu Keputusan DKPP, Dua Komisioner Bawaslu Lamongan Optimis Tidak Bersalah

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Ketua dan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamongan, Miftakhul Badar dan Amin Wahyudin saat ini menunggu keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

“Ya sekarang masih menunggu keputusan (DKPP, red). Tapi kita optimis karena kita sudah menjalankan tugas sesuai aturan,” kata Ketua Bawaslukab Lamongan, Miftakhul Badar, Kamis (20/6).

Dijelaskan Badar, dalam sidang DKPP beberapa waktu lalu, pihaknya telah menyampaikan poses penanganan terhadap dugaan pelanggaran sesuai aturan.

“Dalam sidang dulu itu, kami juga sudah sampaikan kepada DKPP, bagaimana proses penanganan kami terhadap dugaan pelanggaran sesuaa dengan mekanisme,” ungkap Badar.

Seperti diketahui, DKPP telah memeriksa Miftakhul Badar dan Amin Wahyudin. Keduanya diadukan dalam perkara 73-PKE-DKPP/IV/2019. Pengaduan tersebut dilakukan oleh Syamsul Arief, salah seorang warga Lamongan.

Sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu tersebut digelar kantor KPU Jawa Timur pada awal Mei lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsul sebagai pengadu, menyebutkan bahwa teradu dianggap tidak memproses laporan sebagaimana terkait dugaan pelanggaran pidana pemilu.

Sebelumnya, Syamsul Arif telah melaporkan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi dan Kabupaten dengan membawa alat bukti berupa stiker dan spesimen kertas suara juga saksi-saksi.

Namun setelah dilakukan penanganan, teradu menyatakan bahwa laporan tersebut dinyatakan dihentikan dengan alasan tidak terpenuhinya alat bukti. Dan atas dihentikan penanganan tersebut akhirnya Syamsul Arif kemudian melaporkan Ketua dan Anggota Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Lamongan, Miftakhul Badar dan Amin Wahyudin ke DKPP. (qom/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...