Minggu, 08 Desember 2019 19:54

​Jelang Lebaran Ketupat, Penjual Cangkang dan Janur di Pamekasan Dibanjiri Pembeli

Selasa, 11 Juni 2019 22:09 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
​Jelang Lebaran Ketupat, Penjual Cangkang dan Janur di Pamekasan Dibanjiri Pembeli
Para penjual cangkang ketupat dibanjiri pembeli.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Menghadapi Lebaran ketupat yang tepatnya sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri, para penjual cangkang ketupat memenuhi pasar-pasar tradisional yang berada di Kabupaten Pamekasan, Selasa (11/6).

Lebaran Ketupat yang merupakan tradisi dari nenek moyang tersebut biasa menyajikan hidangan ‘wajib’ yakni ketupat, lontong yang dibungkus dari daun janur kelapa dan janur siwalan. Butuh keterampilan khusus dalam membuat cangkang ketupat tersebut.

Bagi warga yang tak bisa membuat cangkang ketupat tak perlu khawatir, cukup datang ke pasar-pasar tradisional. Di sana sudah banyak yang akan menjajakan cangkang ketupat sehingga tinggal mengisi dengan beras dan dimasak.

Tak mengherankan jika jelang Hari Raya Ketupat atau warga Madura mengenalnya dengan sebutan lebaran 'Tellasen Pettok', banyak ditemui penjual cangkang ketupat di beberapa pasar tradisional.

Seperti halnya yang terjadi di Pasar Tradisional Kolpajung, Pasar Gurem, juga pasar yang lain di Pamekasan. Pedagang ketupat mulai berjejer memenuhi depan pasar tradisional untuk menjajakan ketupat dagangannya.

Para pedagang tersebut tidak hanya menjual cangkang ketupat yang sudah jadi, juga menjual janur yang masih muda untuk bahan membuat cangkang ketupat. Harga jual untuk satu ikat yang berisi 10 cangkang ketupat dibanderol dengan harga Rp 10 ribu - Rp 13 ribu.

Menurut Subaidah salah satu penjual cangkang ketupat mengatakan, berjualan cangkang ketupat hanya aktivitas musiman yang dilakoninya, karena sehari-harinya ia bekerja sebagai petani.

Sedangkan Dedy warga Lawangan Daya Pamekasan, salah satu pembeli ketupat mengaku, jika ketupat sudah menjadi hidangan wajib saat Hari Raya Ketupat.

"Kalau di Pamekasan itu lebarannya sampai hari ketujuh. Jadi masih banyak keluarga yang bersilaturahmi dan sudah menjadi tradisi harus ada ketupat dan biasanya disajikan dengan opor ayam mas," pungkasnya. (err/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 02 Desember 2019 15:43 WIB
Oleh: Nico Ainul Yakin (Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Timur)HUT ke-8 Partai NasDem yang digelar DPW Partai NasDem Jawa Timur di JX International Surabaya (23/11/2019) lalu berjalan meriah dan sukses. Ribuan kader NasDem dari pelosok Jawa Ti...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...