Rabu, 19 Juni 2019 16:50

​Keroyok dan Ancam Korban Pakai Airsoft Gun, Warga Prambon Sidoarjo Diringkus Polisi

Senin, 03 Juni 2019 20:10 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Keroyok dan Ancam Korban Pakai Airsoft Gun, Warga Prambon Sidoarjo Diringkus Polisi
Pelaku berikut barang bukti.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan Aan alias Bodong (38), warga Desa Temu, Kecamatan Prambon yang mengeroyok DS alias Aje, dengan senjata api jenis airsoft gun. Dua teman Aan, B alias Pakde (43) warga Desa Ngingas Kec. Krian dan K (40) warga Desa Plintahan Kec. Prambon, kabur meloloskan diri dan menjadi DPO Polresta Sidoarjo.

Kejadian itu bermula, Aje disuruh oleh E temannya untuk mengambil sepeda motornya di rumah Y. Sesampai di rumah Y, tak lama kemudian datang tersangka Bodong dan dua kawannya. Bodong kemudian mengajak korban pergi dan dibonceng motor lalu dibawa ke rumah L alias Cempluk warga Desa Temu, Kec. Prambon. Di ruang tamu rumah Cempluk, korban dipukuli lalu kemudian dimasukkan ke dalam kamar.

"Korban sempat diancam dengan menggunakan senjata airsoft gun oleh K serta memaksa korban untuk menunjukkan keberadan E," kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol M Harris Senin (3/6/2019).

Harris menambahkan, saat diinterogasi soal keberadaan E di rumah Cempluk, korban menjawab tidak tahu. Kemudian datang B alias Pakde dengan membawa pisau dan langsung menendang korban. B sempat mengeluarkan pisaunya dan dipukulkan ke kepala korban, selanjutnya korban dipukuli bergantian.

"Karena kesakitan akhirnya korban memberitahukan keberadaan E di Surabaya. Lalu korban diajak naik mobil Honda Brio menuju kos E di dekat Kodam V Brawijaya Surabaya. Namun di sana E tidak ada di kos," tandasnya.

Rombongan mobil Honda Brio, kemudian pulang ke Sidoarjo. Dalam perjalanan pulang korban dibawa mampir terlebih dahulu ke rumah B di Desa Ngingas, Kec. Krian. Di rumah B tersebut korban dipukuli lagi oleh Bodong dan kawan-kawannya.

Setelah itu korban dimasukkan lagi ke dalam mobil lalu dikembalikan menuju ke rumah Y tempat Bodong dan dua temannya menjemput korban Aje. "Jadi korban ini dikeroyok di dua TKP. Di Desa Temu dan Desa Ngingas Kec. Prambon," ungkapnya.

Bodong mengaku, dirinya dan dua temannya mencari E karena disuruh teman lainnya urusan menagih uang dan pinjam mobil yang belum dikembalikan. "Saya disuruh teman saya. Kebetulan yang tahu orang yang saya cari, si Aje alias korban ini," tutur dia.

Dari kasus ini, polisi menyita sebuah senjata airsoft gun jenis revolver warna hitam dan 6 butir selongsong berisi pelor atau gotri. "Dalam kasus ini, pelaku dikenai Pasal 170 Ayat (1), (2) ke 1e KUHP atau Pasal 351 Ayat (1) KUHP Tentang Pengeroyokan dan mempunyai ancaman hukuman penjara 7 tahun," pungkasnya. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 12 Juni 2019 16:10 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Setelah jalur lintas selatan Jogja dibuka, banyak pantai-pantai yang terbuka aksesnya untuk umum. Sebelumnya, keterbatasan akses membuat banyak pantai cantik ini nyaris tak terjamah oleh manusia. Namun sekarang banya...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Rabu, 19 Juni 2019 14:35 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat ...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...