Selasa, 07 Juli 2020 19:41

​Bea Cukai Madura Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Selasa, 28 Mei 2019 00:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
​Bea Cukai Madura Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura dalam kurun waktu Januari sampai Desember tahun 2018, telah menindak pelanggaran ketentuan di bidang cukai berupa Barang Kena Cukai (BKC), khususnya hasil tembakau (HT) yaitu rokok, sebanyak 5.465.363 batang rokok.

Dari sebanyak jumlah tersebut merupakan batang rokok dari berbagai merek rokok. Jutaan batang rokok tersebut disita oleh petugas Bea Cukai Madura dari empat kabupaten yang ada di Madura, yakni dari Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bangkalan.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi dalam konferensi pers mengatakan, jutaan batang rokok tersebut merupakan hasil penindakan dari awal tahun 2018 dimulai dari Januari hingga Desember. Jutaan rokok tersebut disita karena tidak dilekati pita cukai alias disebut rokok polos.

"Barang hasil penindakan tersebut ada sebagian yang masih dalam tahap penyelidikan," kata Heru kepada sejumlah media, Senin (27/05/19) siang.

"Sebagian sudah masuk tingkat penuntutan pada kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan dan sebagian ditetapkan sebagai barang dikuasi negara. Pasal yang dikenakan terhadap peredaran rokok ilegal ini ialah pasa 50 dsn Pasal 54 Undang-Undang nomor 39 tahun 2007 tentang cukai," sambungnya.

Lebih lanjut Heru mengungkapkan, atas dasar barang bukti penindakan rokok ilegal periode 2018 yang telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN), yakni sebanyak 4.337.563 batang rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Hal ini sesuai dengan Surat Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Nomor Nomor S-163/MK.6/KN.5/2018 tanggal 21 Mei 2018 dan S-23/MK.6/KN.5/2018 tanggal 9 Januari 2019 perihal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tiap Madya C Madura," ungkap Heru.

Akibat dari banyaknya jutaan batang rokok ilegal tersebut, Heru menyebut, potensi kerugian negera terkait dengan peredaran rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai diperkirakan mencapai Rp. 1.984.458.568.

"Di tahun 2018, tingkat peredaran rokok ilegal adalah 7 persen, dan tahun ini target kita adalah mampu menekan peredaran rokok ilegal hingga ke level 3 persen," pungkasnya.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Kepala Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madura Latif Helmi bahwasanya sudah memberikan sosialisasi terhadap pelaku usaha rokok di Pulau Madura.

"Sehingga yang dulunya memproduksi rokok ilegal bisa mengurus ijinnya, legal itu mudah," ungkapnya.

Pemusnahan rokok ilegal tersebut juga dihadiri Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dilaksanakan saat peresmian kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai tipe madya Pabean C Madura yang berada di Jalan P. Sudirman Pamekasan. (err/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...