Sabtu, 19 Juni 2021 19:39

​Bea Cukai Madura Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Selasa, 28 Mei 2019 00:24 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
​Bea Cukai Madura Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura dalam kurun waktu Januari sampai Desember tahun 2018, telah menindak pelanggaran ketentuan di bidang cukai berupa Barang Kena Cukai (BKC), khususnya hasil tembakau (HT) yaitu rokok, sebanyak 5.465.363 batang rokok.

Dari sebanyak jumlah tersebut merupakan batang rokok dari berbagai merek rokok. Jutaan batang rokok tersebut disita oleh petugas Bea Cukai Madura dari empat kabupaten yang ada di Madura, yakni dari Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bangkalan.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi dalam konferensi pers mengatakan, jutaan batang rokok tersebut merupakan hasil penindakan dari awal tahun 2018 dimulai dari Januari hingga Desember. Jutaan rokok tersebut disita karena tidak dilekati pita cukai alias disebut rokok polos.

"Barang hasil penindakan tersebut ada sebagian yang masih dalam tahap penyelidikan," kata Heru kepada sejumlah media, Senin (27/05/19) siang.

BACA JUGA : 

Antisipasi Kekurangan Air Bersih, Rumah Zakat Resmikan Bantuan Sumur Bor di Pamekasan

Diduga Hendak Mandi, Nenek di Pamekasan Tewas Terjatuh di Sumur Sedalam 40 Meter

Para Relawan Bencana Dapat Vaksin Covid-19 Gratis dari Pemkab Pamekasan

Akhir Pekan di Bukit Kehi, Berenang Sambil Nikmati Keindahan Alam Tanpa Batas

"Sebagian sudah masuk tingkat penuntutan pada kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan dan sebagian ditetapkan sebagai barang dikuasi negara. Pasal yang dikenakan terhadap peredaran rokok ilegal ini ialah pasa 50 dsn Pasal 54 Undang-Undang nomor 39 tahun 2007 tentang cukai," sambungnya.

Lebih lanjut Heru mengungkapkan, atas dasar barang bukti penindakan rokok ilegal periode 2018 yang telah ditetapkan sebagai Barang Milik Negara (BMN), yakni sebanyak 4.337.563 batang rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Hal ini sesuai dengan Surat Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Nomor Nomor S-163/MK.6/KN.5/2018 tanggal 21 Mei 2018 dan S-23/MK.6/KN.5/2018 tanggal 9 Januari 2019 perihal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tiap Madya C Madura," ungkap Heru.

Akibat dari banyaknya jutaan batang rokok ilegal tersebut, Heru menyebut, potensi kerugian negera terkait dengan peredaran rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai diperkirakan mencapai Rp. 1.984.458.568.

"Di tahun 2018, tingkat peredaran rokok ilegal adalah 7 persen, dan tahun ini target kita adalah mampu menekan peredaran rokok ilegal hingga ke level 3 persen," pungkasnya.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Kepala Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madura Latif Helmi bahwasanya sudah memberikan sosialisasi terhadap pelaku usaha rokok di Pulau Madura.

"Sehingga yang dulunya memproduksi rokok ilegal bisa mengurus ijinnya, legal itu mudah," ungkapnya.

Pemusnahan rokok ilegal tersebut juga dihadiri Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dilaksanakan saat peresmian kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai tipe madya Pabean C Madura yang berada di Jalan P. Sudirman Pamekasan. (err/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...