Selasa, 23 Juli 2019 15:45

​Sidak Bazar Takjil Ramadan di Bangkalan, BB POM Surabaya Temukan 3 Mamin Terindikasi Boraks

Selasa, 21 Mei 2019 20:16 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
​Sidak Bazar Takjil Ramadan di Bangkalan, BB POM Surabaya Temukan 3 Mamin Terindikasi Boraks
Petugas BB POM Surabaya saat memeriksa kandungan mamin.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Bangkalan bersama Balai Besar POM Surabaya melakukan sidak makanan dan minuman (Mamin) di bazar takjil Ramadhan depan pendopo Agung, Selasa (21/05/2019). Sidak takjil ramadan ini bertujuan untuk mengetahui apabila ada kandungan berbahaya seperti formalin, boraks, ataupun zat adiktif lainnya yang terkandung dalam makanan berbuka puasa.

Sekitar 40 makanan dan minuman yang ditest kit formalin oleh Balai Besar POM Surabaya.

Moh Rasuli, Sekretaris Dinas Kesehatan Bangkalan mengatakan sidak mamin hanya dilakukan pada hari ini saja dan di satu titik ini saja. Sedangkan untuk titik lainnya akan diagendakan kembali.

"Kalau ada makanan yang terindikasi formalin, kami akan menegur dan menyita mamin tersebut. Serta melakukan pembinaan," tambah Rasuli

Dari hasil sampel yang ditest kit, terdapat 3 mamin yang terindikasi mengandung boraks, yakni 2 jenis kerupuk dan cincau.

Sebelumnya, Balai Besar POM Surabaya telah melakukan pengawasan takjil di 5 titik Jawa Timur, yakni Kediri, Nganjuk, 2 titik di Surabaya, dan Bangkalan. Hasilnya, 10 persen mamin yang telah diuji terindikasi mengandung bahan berbahaya.

Bagus Gerametta, Kepala Balai Besar POM Surabaya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengecek kemasan ketika membeli produk. "Ketika kemasan rusak, maka kondisi produk pun juga rusak. Kemudian jangan lupa baca label yang terdiri dari nama produk, komposisi, nama pembuat, serta edar karena setiap produk harus memiliki izin edar," pesannya.

"Dan yang terpenting adalah cek tanggal kadaluwarsa. Gunakan waktu 30 detik untuk membaca setiap kemasan produk yang kita beli untuk menghindari kandungan zat berbaya. Karena efeknya tidak akan terasa sekarang, namun lama kelamaan akan mengendap dan menimbulkan penyakit seperti kanker," jelasnya. (bkl3/uzi/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...