Selasa, 19 November 2019 04:04

​Sidak Bazar Takjil Ramadan di Bangkalan, BB POM Surabaya Temukan 3 Mamin Terindikasi Boraks

Selasa, 21 Mei 2019 20:16 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fauzi
​Sidak Bazar Takjil Ramadan di Bangkalan, BB POM Surabaya Temukan 3 Mamin Terindikasi Boraks
Petugas BB POM Surabaya saat memeriksa kandungan mamin.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan Bangkalan bersama Balai Besar POM Surabaya melakukan sidak makanan dan minuman (Mamin) di bazar takjil Ramadhan depan pendopo Agung, Selasa (21/05/2019). Sidak takjil ramadan ini bertujuan untuk mengetahui apabila ada kandungan berbahaya seperti formalin, boraks, ataupun zat adiktif lainnya yang terkandung dalam makanan berbuka puasa.

Sekitar 40 makanan dan minuman yang ditest kit formalin oleh Balai Besar POM Surabaya.

Moh Rasuli, Sekretaris Dinas Kesehatan Bangkalan mengatakan sidak mamin hanya dilakukan pada hari ini saja dan di satu titik ini saja. Sedangkan untuk titik lainnya akan diagendakan kembali.

"Kalau ada makanan yang terindikasi formalin, kami akan menegur dan menyita mamin tersebut. Serta melakukan pembinaan," tambah Rasuli

Dari hasil sampel yang ditest kit, terdapat 3 mamin yang terindikasi mengandung boraks, yakni 2 jenis kerupuk dan cincau.

Sebelumnya, Balai Besar POM Surabaya telah melakukan pengawasan takjil di 5 titik Jawa Timur, yakni Kediri, Nganjuk, 2 titik di Surabaya, dan Bangkalan. Hasilnya, 10 persen mamin yang telah diuji terindikasi mengandung bahan berbahaya.

Bagus Gerametta, Kepala Balai Besar POM Surabaya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengecek kemasan ketika membeli produk. "Ketika kemasan rusak, maka kondisi produk pun juga rusak. Kemudian jangan lupa baca label yang terdiri dari nama produk, komposisi, nama pembuat, serta edar karena setiap produk harus memiliki izin edar," pesannya.

"Dan yang terpenting adalah cek tanggal kadaluwarsa. Gunakan waktu 30 detik untuk membaca setiap kemasan produk yang kita beli untuk menghindari kandungan zat berbaya. Karena efeknya tidak akan terasa sekarang, namun lama kelamaan akan mengendap dan menimbulkan penyakit seperti kanker," jelasnya. (bkl3/uzi/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...