Senin, 17 Juni 2019 09:16

​Guru Honorer Asal Pamekasan yang Ditangkap Karena Menghina Presiden, Ternyata Mengajar di Sumenep

Senin, 20 Mei 2019 21:40 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
​Guru Honorer Asal Pamekasan yang Ditangkap Karena Menghina Presiden, Ternyata Mengajar di Sumenep
Kadis Pendidikan Kab. Pamekasan Moch. Tarsun.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Viral, seorang guru honorer asal Kabupaten Pamekasan ditangkap Polda Jatim karena memposting ujaran kebencian dan ancaman terhadap Presiden RI, Joko Widodo melalui medsos. Ia ditangkap polisi saat sedang mengajar. 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pamekasan Moch Tarsun memberikan klarifikasi terkait masalah tersebut, agar masyarakat tidak salah paham.

Menurutnya, pelaku atas nama Khairil Anwar itu memang asal Desa Panaan, Kecamatan Palengaan. Tetapi, yang bersangkutan menjadi guru honorer di salah satu SDN di Kecamatan Pragaan, Sumenep.

“Berdasarkan keterangan dari Korwil Pendidikan Kecamatan, Khairil Anwar itu memang anak Panaan Palengaan. Tetapi ngajarnya di Kecamatan Pragaan,” terangnya saat dihubungi via whatsapp, Senin (20/5/19) siang.

(BACA JUGA: Posting Ujaran Kebencian di Medsos, Guru Pendukung Paslon 02 ini Ditangkap Polda Jatim saat Mengajar)

Tarsun juga mengaku tidak mengetahui guru honorer tersebut tinggal di Pamekasan atau Sumenep. "Yang jelas guru tersebut tidak mengajar di wilayah Kabupaten Pamekasan," tegasnya.

Selanjutnya, Tarsun mengaku sudah sering kali mewanti-wanti kepada semua guru di bawah naungannya agar senantiasa menjaga netralitas dalam politik, tidak melakukan ujaran kebencian atau tindakan tidak terpuji lainnya.

“Saya mulai awal sudah menyampaikan bahwa menjaga netralitas. Setelah pileg dan pilpres ini, saya sering mewanti-wanti kepada guru, staf di Disdik jangan ikut menyangkut persoalan politik, apalagi penyebaran hoax, dan ujaran kebencian seperti yang terjadi terhadap guru honorer dari Sumenep tersebut,” pungkas Moch. Tarsun. (err/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...