Senin, 19 Agustus 2019 11:34

​Serangan ke Masjid Selandia Baru akan Difilmkan dengan Judul “Hello Brother”

Kamis, 16 Mei 2019 22:24 WIB
Editor: Choirul
​Serangan ke Masjid Selandia Baru akan Difilmkan dengan Judul “Hello Brother”
Usai kejadian. foto: net

BANGSAONLINE.com - Serangan teroris ke masjid Al-Noor, Selandia Baru di Christchurch, di mana seorang membabi buta menembak 51 warga muslim dan disiarkan secara live via facebook, pada bulan Maret, akan menjadi subyek film berjudul "Hello Brother”. Ini diumumkan produsernya di Variety.

Film ini menceritakan kisah keluarga pengungsi yang melarikan diri dari Afghanistan, untuk mencari perlindungan di Selandia Baru, dan menjadi korban pembantaian.

Film akan diproduksi oleh Moez Masoud Mesir. Demikian laporan majalah Amerika. "Di Christchurch, pada 15 Maret, seluruh dunia menyaksikan kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak disebutkan namanya," katanya kepada Variety. Ia menambahkan bahwa anggota timnya saat ini berada di Selandia Baru untuk bertemu korban dan keluarga korban.

"Cerita dalam film Hello Brother, hanyalah satu langkah dalam proses penyembuhan, sehingga suatu hari kita semua akan dapat lebih memahami satu sama lain dan memahami akar penyebab kebencian, rasisme, supremasi, dan terorisme," katanya.

Judul diilhami satu peristiwa sebelum penembakan terjadi. Saat itu sang pelaku yang menyembunyikan senjatanya saat hendak memasuki masjid, disapa hangat oleh seorang lelaki tua Afghanistan, di pintu masjid. “Hallo Brother,” sapa lelaki tua Afghanistan itu, sambil tersenyum. Lalu dia ditembak.

Film ini dibuat di Cannes, dua bulan setelah pembantaian.

Bereaksi di Facebook, Asosiasi Muslim Canterbury, yang mewakili asosiasi Muslim di kawasan itu, mengatakan belum mendapatkan informasi tentang proyek film pembantaian ini. "Kami tidak dapat menghentikan jenis proyek ini jika para pembuat film memilih untuk melakukannya. Tetapi Asosiasi Muslim Canterbury memandang martabat dan privasi komunitas kami sebagai yang terpenting," kata asosiasi tersebut.

Moez Masoud ikut menulis naskah, yang diproduksi oleh perusahaannya, Academia Pictures.

Pada tahun 2016, ia memproduksi "Clash" dengan sutradara Mohamed Diab, yang bercerita tentang jatuhnya Presiden Islamis Mesir Mohamed Mosri pada 2013. Film ini dipresentasikan pada pembukaan Festival Cannes.

Sumber: lemuslimpost.com
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...