Sabtu, 16 November 2019 06:51

​Wagub Emil Berbagi Strategi Sukses Eliminasi Malaria di Jatim

Senin, 13 Mei 2019 21:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Wagub Emil Berbagi Strategi Sukses Eliminasi Malaria di Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak membagikan strategi sukses guna mewujudkan eliminasi penyakit malaria di Jatim dalam Peringatan Hari Malaria se-Dunia di Denpasar, Bali. foto: ist

DENPASAR, BANGSAONLINE.com - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak membagikan strategi sukses guna mewujudkan eliminasi penyakit malaria di Jatim. Sejak 2017, seluruh kabupaten/kota di Jatim telah dinyatakan 100 % bebas dari penyakit yang disebabkan plasmodium, dan ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles ini.

Strategi itu dipaparkan Wagub Emil, sapaan akrabnya, usai menerima Sertifikat Eliminasi Malaria yang diserahkan langsung oleh Menkes RI, Nila F. Moeloek dalam Peringatan Hari Malaria se-dunia Tahun 2019 dengan tema “Bebas Malaria Prestasi Bangsa”, Zero Malaria Starts With Me, di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Bali, Senin (13/5).

Emil mengatakan, untuk mewujudkan eliminasi penyakit malaria membutuhkan kerja keras, dan kerja sama seluruh pihak. Hal ini telah dialaminya saat masih menjabat sebagai Bupati Trenggalek pada Februari 2016-Februari 2019. Emil lantas menceritakan pengalamannya tersebut.

“Kami bersinergi dengan TP PKK, untuk menginisiasi juru malaria desa (JMD), di mana satu Desa ada satu JMD,” katanya lantas menambahkan, strategi lainnya adalah menerapkan metode penemuan dan tata laksana Penyakit Malaria dengan jalan, penemuan kasus secara dini baik secara pasif maupun aktif, dan pengobatan di layanan kesehatan.

Kemudian, lanjutnya, melaksanakan diagnosa malaria dengan konfirmasi mikroskopis dan uji reaksi cepat (RDT Malaria). Lalu, pengobatan dengan ACT (Artemisini Based Combination Therapy), tata laksana kasus yang dilaksanakan oleh fasilitas layanan kesehatan secara terintegrasi, penguatan akses dan ketersediaan layanan di fasilitas kesehatan baik di Puskesmas maupun RSUD.

“Sedangkan upaya pencegahan yang dilakukan, dengan melakukan pengendalian vektor atau penular penyakit, dalam hal ini nyamuk anopheles dikendalikan secara terpadu, dengan melakukan kombinasi intervensi yang meliputi pemberian kelambu insectisida pada daerah endemis, pemeliharaan ikan pada tempat perindukan dan larvasidasi dengan larvasida,” lanjutnya.

Upaya preventif lainnya, imbuh Wagub Emil, juga melakukan pendekatan, kemitraan dengan melibatkan masyarakat, swasta, lintas program, maupun lintas sektor terkait. Termasuk kepada pengusaha tambang pasir, yang diminta untuk meratakan kembali tanah bekas galian, atau reklamasi, sehingga tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. (mdr/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...