Foto kiri: Pelaku Utama, foto paling kanan: Pelaku Kedua.
Sedangkan untuk motif pembunuhan, pihak penyidik masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Yang pasti pelaku sempat masuk rumah, padahal korban sudah berpisah dengan mantan istri korban tidak ada akhirnya keluar. motif ya masih kita dalami. Korban ndak kenal sama pelaku," terangnya
Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat apabila mengetahui terduga pelaku harap segera melapor dengan menghubungi hotline Polres Pelabuhan Tanjung Perak 081913707070.
"Tentunya ini sekecil apapun informasi sangat berharga bagi kami sehingga penangkapan pelaku bisa dipercepat. Mohon doanya anggota kami di lapangan mencari keberadaan dari pelaku ini," pungkasnya.
Terkait status korban yang diduga seorang jurnalis, Agus mengungkapkan bahwa memang yang bersangkutan pernah berprofesi sebagai bagian dari profesi jurnalistik, tepatnya di media Suara Gegana Indonesia. Namun yang bersangkutan masa tugasnya sudah berakhir kurang lebih pada bulan Februari 2019.
"Surat tugas tersebut berlaku pada bulan Februari 2018 sampai Februari 2019. Sehingga pasca Ferbuari 2019 yang bersangkutan sudah tidak berprofesi lagi sebagai jurnalis. Kami sudah konfirmasi pegawai atau pengurus dari media tersebut sudah tidak ada hubungannya lagi," ungkapnya.
Soeprayitno (53) ditemukan tewas dengan luka bacokan dan bersimbah darah di depan rumahnya Gang 2, Jalan Tanah Merah, Kedinding, Kota Surabaya pada Jumat, 10 Mei 2019 malam. (ana/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




