Rabu, 22 Mei 2019 18:54

​BWI Tuban Gelar Sosialisasi Wakaf dan Pembinaan Nadzir

Senin, 01 April 2019 18:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Suwandi
​BWI Tuban Gelar Sosialisasi Wakaf dan Pembinaan Nadzir

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Tuban mengadakan kegiatan "Sosialisasi Wakaf Produktif dan Pembinaan Nadzir" untuk Kecamatan Semanding dan Grabagan bertempat di Masjid Babussalam, Semanding, Senin (1/4).

Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari unsur Ta'mir Masjid Desa, Nadzir perseorangan, organisasi, dan badan hukum dari Kecamatan Semanding dan Grabagan. Acara ini mendatangkan narasumber dari BPN, PPAT/Notaris, BWI, dan Kantor Kemenag Tuban.

Sekretaris BWI Kabupaten Tuban yang juga sekaligus sebagai panitia kegiatan, Mashari mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan di 10 kecamatan (Semanding, Grabagan, Tuban, Palang, Jenu, Merakurak, Tambakboyo, Bancar, Plumpang dan Widang) dan dibiayai oleh APBD Kabupaten Tuban tahun 2019.

"Di Kabupaten Tuban persoalan wakaf produktif masih sedikit sekali. Salah satu alasannya, pengurus nadzir belum tahu banyak tentang apa itu wakaf produktif," ungkapnya.

"Wakaf produktif adalah harta benda atau pokok tetap yang diwakafkan untuk dipergunakan dalam kegiatan produktif dan hasilnya dapat disalurkan sesuai dengan tujuan wakaf," jelasnya.

"Kalau ditanya apa yang harus dilakukan memperbesarkan dunia perwakafan? Pertama adalah bagaimana caranya memperbanyak wakif," kata pria asal Lamongan ini.

Sementara itu, Agus Rahmat Subagiyo, A. Ptnh dari BPN (Badan Pertanahan Negara) menjelaskan tata cara untuk mewakafkan sebuah lahan atau tanah. "Dalam rangka memberikan kepastian hukum pendaftaran tanah wakaf terhadap tanah yang diwakafkan, maka perlu dicatat dan didaftarkan pada kantor pertanahan. Itu sudah sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah nomor 24 tahun 1997," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, notaris Miqdadurridlo, SH, mengulas tentang tata cara pendaftaran tanah wakaf. "Untuk melaksanakan pendaftaran, sertifikat tanah wakaf perlu diurus dengan benar dan baik serta merujuk peraturan pemerintah. Terutama tentang tata cara permohonan dan pendaftaran di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tuban," pungkasnya. (wan/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...