Selasa, 15 Oktober 2019 09:37

​Sebulan, Satlantas Polresta Sidoarjo Tilang 10.050 Pengendara Tak Pakai Helm dan Lawan Arus

Kamis, 28 Maret 2019 22:58 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Sebulan, Satlantas Polresta Sidoarjo Tilang 10.050 Pengendara Tak Pakai Helm dan Lawan Arus
Seorang pelajar sekolah SMP sedang ditilang petugas karena kedapatan tidak memakai helm dan masih di bawah umur.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 10.050 pengendara ditilang Satlantas Polresta Sidoarjo selama bulan Maret 2019. Polisi akan terus menggencarkan tindakan tilang untuk membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar mengutarakan, selama bulan Maret 2019 ini pihaknya mencatat sudah banyak tindakan tilang maupun teguran yang dilakukan anggotanya. Total ada 10.050 tindakan tilang dan 380 tindakan teguran. "Angkanya masih tinggi, walapun sudah menurun dari bulan sebelumnya," beber Fahrian, Kamis (28/3).

Jika diuraikan, ada tiga jenis bentuk pelanggaran yang cukup mendominasi di bulan Maret ini. Yaitu, 3.911 pengendara ditilang karena tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM). Lalu 2.273 pengendara motor tidak mengenakan helm saat melintas di jalan raya. Serta 1.648 pengendara ditilang karena melanggar rambu-rambu lalu lintas.

Mantan Kasi STNK Subdit Regiden Ditlantas Polda Jatim itu juga menegaskan, pihaknya masih akan terus menggencarkan tindakan penilangan. "Akan terus konsisten kita lakukan sampai masyarakat tertib," cetus Fahrian.

Ia juga menyebut jika pihaknya akan lebih fokus kepada tujuh jenis pelanggaran yang memiliki dampak fatal terhadap laka lantas. Yaitu, tidak pakai helem, pengendara di bawah umur, over speed, melawan arus, over muatan, mabuk, dan main handphone saat berkendara. "Tidak pakai helm dan melawan arus yang masih tinggi kita tindak," terang Fahrian.

Dalam kesempatan itu juga, Fahrian juga mengingatkan bahwa tindakan tegas terpaksa dilakukan semata-mata agar masyarakat tertib. Ia tidak ingin banyak korban jiwa yang meninggal dunia di jalan raya karena tidak tertib berlalu lintas. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...