Senin, 25 Maret 2019 17:52

​Wali Kota Mojokerto Launching e-Warong Makmur Ceria

Kamis, 14 Maret 2019 22:13 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
​Wali Kota Mojokerto Launching e-Warong Makmur Ceria
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan BPNT kepada salah satu KPM.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) APBD melalui e-Warong sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Mojokerto. 

Pada Maret 2019 ini, Kota Mojokerto menambah satu e-Warong yang diberi nama e-Warong Makmur Ceria dan dilaunching secara langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Kamis (14/3), di Lingkungan Balong Rawe Baru, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Sri Mudjiwati menjelaskan bahwa peluncuran program BPNT APBD adalah sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang adanya program bantuan pangan non tunai dari Pemerintah Kota Mojokerto.

“Program BPNT untuk mendukung kebijakan transparansi dan akuntabilitas program agar memudahkan di dalam mengontrol dan memantau bantuan sosial, serta untuk mengurangi beban pengeluaran dan memberikan nutrisi yang seimbang kepada keluarga penerima manfaat,” kata Muji.

Ia menambahkan bahwa pemberian program BPNT adalah untuk mendukung ekonomi kerakyatan dalam mewujudkan Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera, dan bermartabat.

Lebih lanjut Muji menjelaskan bahwa pada tahun 2019 anggaran untuk BPNT dari APBD sebanyak 2.150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan rincian Kecamatan Magersari sebanyak 832 KPM, Kecamatan Prajuritkulon sebanyak 667 KPM dan Kecamatan Kranggan sebanyak 651 KPM. Untuk launching kali ini di Kelurahan Kedundung ada sebanyak 282 KPM yang hadir dan menerima bantuan.

Dalam pengarahannya Ning Ita, sapaan Ika Puspitasari menjelaskan bahwa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah program nasional arahan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. “Yang semula rastra atau beras sejahtera diamanatkan agar dapat disalurkan secara nontunai. Ini hanya perubahan sistem kalau dulu menerima beras secara langsung sekarang menerima kartu untuk dapat mencairkan bantuan,” jelas Wali Kota.

Lebih lanjut Ita menyampaikan bahwa ada lebih dari 4.000 warga yang menerima BPNT dari APBN. “Namun masih ada warga di Kota Mojokerto yang miskin dan rentan miskin yang belum terakses BPNT dari APBN. Untuk itu kebijakan Pemda mengalokasikan untuk memberikan BPNT dari APBD 2019 kepada sejumlah lebih 2000 warga,” katanya.

Sebagai Kepala Daerah, Ita berharap jumlah penerima BPNT semakin menurun dari tahun ke tahun. “Karena kita menginginkan warga semakin meningkat kesejahteraannya bukan sebaliknya. Karena itu program kami ke depan, bagi keluarga yang masih memiliki potensi untuk diberdayakan akan diberikan pendampingan untuk menjadi keluarga yang produktif,” lanjutnya.

Terkait pemanfaatan anggaran pemerintah, Ita mengatakan akan memfokuskan pada 3 hal yaitu permodalan tanpa bunga, pendampingan SDM terkait keterampilan yang memungkinkan untuk menjadi keluarga yang produktif dan keluarga yang memiliki daya saing.

“Memanfaatkan kemampuan untuk bisa menghidupi dirinya sehingga mereka tidak lagi menjadi kategori keluarga miskin dan rentan miskin tetapi menuju keluarga yang sejahtera,” papar Wali Kota Ika.

Pemanfaatan anggaran yang ketiga adalah untuk pendampingan produk-produk yang dihasilkan supaya memiliki pangsa pasar yang jelas.

Dalam kesempatan ini Wali Kota juga menyampaikan rencana membangun infrastruktur untuk meningkatkan ekonomi warga. “Tahun ini kami akan membangun dua sentra ekonomi baru. Insya Allah akan kami siapkan 18 sentra ekonomi dari 18 kelurahan untuk berdagang bagi seluruh warga Kota Mojokerto,” serunya.

Bagi keluarga penerima manfaat, Ika Puspitasari berharap agar apa yang diterima hari ini bisa sedikit meringankan beban. “Kami pemerintah daerah punya kewajiban untuk hadir memberi kemanfaatan untuk ikut peduli kepada warga yang tidak mampu menanggung beban dirinya dan keluarganya,” harapnya. (ris/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...