Senin, 18 Maret 2019 23:49

​Kampanyekan Bersih Sungai, Khofifah Susuri Sungai Brantas

Minggu, 17 Februari 2019 21:13 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Kampanyekan Bersih Sungai, Khofifah Susuri Sungai Brantas
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meninjau sungai Brantas sisi Surabaya. Khofifah juga membersihkan sampah yang ada di permukaan sungai dan melepas bibit ikan. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kebersihan sungai menjadi tanggung jawab semua pihak, mulai pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, pihak swasta dan semua masyarakat di Jatim. Tanggung jawab tersebut menjadi milik bersama karena bagian dari hilir. Sedangkan hulunya berasal dari seluruh penjuru wilayah Jatim. 

Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Sungai Brantas di sekitar Karang Pilang, Kota Surabaya, Minggu (17/2).

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menjelaskan, wewenang menjaga kebersihan tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab Jatim, tapi ada administrasi kewilayahan.

Setidaknya, harus ada komitmen baru untuk memastikan proses pembersihan secara terukur dan tidak terjadi penumpukan sampah. Dampak dari penumpukan sampah adalah terjadinya pendangkalan sungai, rusaknya habitat dan keragaman sungai.

"Komitmen sudah pernah dilakukan, akan tetapi harus diperbarui sebagai bagian untuk membangun dan menjaga kebersihan sungai,” jelas Khofifah.

Khusus Sungai Brantas yang melintasi Kab. Mojokerto, Kab. Sidoarjo, Kab. Gresik dan Kota Surabaya, Gubernur Jatim mengharapkan bersama-sama untuk menjaga kebersihan sungai. "Misalnya, disepakati untuk dilakukan pengerukan, yang mana butuh biaya yang besar karena menggunakan alat berat. Nanti dipetakan wilayah mana yang dilakukan pengerukan dan biaya ditanggung bersama dengan Pemprov Jatim," paparnya.

Gubernur Jatim juga mengajak pelaku usaha ambil bagian dalam rangka menjaga kebersihan sungai. Misalnya dibuat MoU bersama pelaku usaha di sepanjang DAS Brantas. Yakni berupa komitmen untuk industri bersih berkelanjutan dan tidak lagi merusak sungai Brantas.

”Misal, ada perusahaan yang berada di tepi sungai untuk ikut mengelola limbah agar tidak mengotori dan merusak ekosistem sungai. Pelaku usaha harus ikut bagian di dalamnya, dan secara tidak langsung menjadi bagian edukasi kepada masyarakat,” ujar mantan Mensos RI tersebut.

Selain itu, peran serta relawan dan dunia pendidikan juga sangat penting dalam rangka menjaga kebersihan sungai. Dengan adanya relawan, menjadi bagian gerakan bersama untuk peduli terhadap lingkungan. Kali ini Relawan Jogo Kali menjadi ujung tombak dalam rangka meningkatkan kualitas kebersihan sungai di Jatim.

Gubernur Jatim juga mengharapkan peran serta universitas untuk ikut mendedikasikan perannya untuk kebersihan sungai. Banyak hal yang bisa dilakukan, misalnya adanya Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang mengambil tema sungai. Dari sungai, mahasiswa bisa mendapatkan ilmu yang banyak misalnya kualitas air, pH air, daya dukung ekologi.

“Nanti, saya akan bertemu dengan forum rektor untuk melibatkan program KKN dalam menjaga kebersihan sungai,” pungkas Ketua Umum Muslimat itu. (mdr/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Maret 2019 10:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*HARI ini, 13 Maret 2019 ada agenda batas waktu Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memberikan pendapatnya kepada Pimpinan Dewan berkenaan dengan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pro...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...