Selasa, 23 April 2019 07:55

​Kiai Musyaffa’ Noer Optimis Menang di Surabaya, Khofifah: Saya Dibesarkan PPP

Sabtu, 09 Februari 2019 09:14 WIB
Editor: Tim
Wartawan: --
​Kiai Musyaffa’ Noer Optimis Menang di Surabaya, Khofifah: Saya Dibesarkan PPP
Ketua DPW PPP Jawa Timur KH Musyaffa' Noer saat menyampaikan pidato pada acara “Pembekalan Saksi Partai Persatuan Pembangunan Oleh Khofifah Indar Parawansa” di DBL Arena Graha Pena, Surabaya, Kamis (7/2/2019). foto: dokumen DPW PPP

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa terang-terangan mendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Alasannya, karena PPP inilah partai yang paling berjasa dalam mengantar dirinya ke puncak karir politik.

“Karena saya dibesarkan Partai Persatuan Pembangunan,” tegas Khofifah Indar Parawansa di depan ribuan peserta “Pembekalan Saksi Partai Persatuan Pembangunan Oleh Khofifah Indar Parawansa” di DBL Arena Graha Pena, Surabaya, Kamis (7/2/2019). 

(Ribuan saksi PPP dari 31 Kecamatan se-Kota Surabaya di DBL Graha Pena Surabaya pada Kamis, 7 Februari 2019. Foto: dokumenen DPW PPP Jatim)

Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Surabaya yang bakal dilantik sebagai gubernur Jawa Timur pada 13 Februari 2019 ini lalu bercerita tentang perjuangan panjang dalam menempuh karirnya. “Sejarah ini kan sejarah panjang. Saya dulu bukan siapa-siapa, masih anak-anak. Gus Habib adalah putra kiai besar. Saya bukan putra kiai, saya bukan anak guru besar, saya bukan anak jenderal. Saya bekerja sangat keras untuk bisa mendapatkan suara dan saya mengawali karir memang yang mengantarkan adalah Partai Persatuan Pembangunan,” kata Khofifah yang membuat peserta pembekalan terkagum-kagum.

Gus Habib yang dimaksud adalah Muhammad Habibur Rochman, SE, putra Dr KH Asep Saifuddin Chalim, pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur yang kini Caleg DPR RI dari PPP dapil Surabaya dan Sidoarjo.

Khofifah pada Pemilu 2019 ini memang serius membantu memenangkan Gus Habib. Ia bahkan banyak hadir ke acara-acara PPP, termasuk ikut memberi bekal pada saksi-saksi PPP baik di Surabaya maupun di Sidoarjo.

Sementara Ketua DPW PPP Jawa Timur KH Musyaffa’ Noer optimistis PPP menang di Kota Surabaya. “Di Surabaya selama ini PPP tak pernah menang. Tapi pada pemilu 2019 PPP harus menang di Kota Surabaya,” kata Kiai Musyaffa’ Noer.

Menurut anggota DPRD Jawa Timur yang kini juga Caleg dari Dapil Madura ini indikator kebangkitan PPP sekarang sudah sangat tampak. Terutama karena banyak sekali kini dukungan terhadap PPP. Di antaranya dari Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, dan Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa yang juga gubernur Jawa Timur terpilih, di samping banyak caleg PPP yang kini punya potensi suara karena banyak jaringan.

Ia juga menyebut bahwa acara pembekalan saksi PPP oleh Khofifah Indar Parawansa yang digelar Kiai Asep Saifuddin Chalim bersama DPC PPP Kota Surabaya di DBL Graha Pena Surabaya ini juga merupakan indikator kemenangan PPP.

“Saya berterima kasih kepada Kiai Asep yang telah menyelenggarakan acara ini bersama DPC PPP Kota Surabaya,” kata Kiai Musyaffa’ Noer saat menyampaikan sambutan di depan ribuan saksi yang hadir dari 31 kecamatan se-kota Surabaya. Sama dengan Khofifah, ia juga minta agar para saksi yang hadir memenangkan putra Kiai Asep yaitu Gus Habib. "Kalau enggak milih Gus Habib dosa. Berarti enggak cinta Kiai Asep. Karena Gus Habib anak dari Kiai Asep," ujarnya.

Selain memperkenalkan Gus Habib kepada ribuan saksi, Kiai Musyaffa’ juga memperkenalkan Caleg DPRD Jawa Timur dapil Surabaya yang hadir. Saat itu yang hadir EM Mas’ud Adnan, penulis tentang Gus Dur dan NU yang juga alumnus Pesantren Tebuireng dan Pascasarjana Unair. 

Sementara Ketua DPC PPP Kota Surabaya Buchori Imron menyatakan bahwa PPP harus menang karena pemilu itu sama dengan perang. "Kalau menang kita mengatur tapi kalau kalah kita diatur orang," katanya. "Enak mana kita mengatur dan diatur. Kan enak mengatur," sambungnya.

Hadir pada acara yang cukup merihat para kiai dan tokoh masyarakat Surabaya. Antara lain KH Muchit Murtadlo Kembang Kuning, KH Masykur Hasyim (mantan ketua PPP Jawa Timur), KH Munif (MUI), KH Abdul Rochim Zulkarnaen (MUI), KH Fathurrohman (Wakil Ketua PCNU Kota Surabaya), Ustadz Agus Diyar (Wakil Ketua PCNU Kota Surabaya) dan para kiai lainnya. (tim) 

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...