Minggu, 21 April 2019 15:51

​Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat, DPMD Jatim Gencar Kembangkan Desa Wisata

Rabu, 23 Januari 2019 20:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat, DPMD Jatim Gencar Kembangkan Desa Wisata
Kepala DPMD Prov Jatim Ir Moch Yasin. Foto: YUDI A/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Menjamurnya wisata desa yang ada di Jawa Timur saat ini tidak bisa lepas dari peranan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur. 

Melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), semua desa yang ada di Jawa Timur bisa berlomba membangun serta menciptakan desa wisatanya masing-masing. Dari total 7.724 desa, yang memiliki BUMDes baru 4.035 desa.

"Tentunya tidak semua desa bisa membentuk desa wisata, hanya yang berpotensi saja. Kalau memang tidak bisa ya jangan dipaksakan, nanti malah tidak jalan," tutur Kepala DPMD Provinsi Jatim Ir Moch Yasin kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (23/1).

Ia mencontohkan Cafe Sawah yang ada di Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang dan dikelola oleh BUMDes setempat. Kafe yang selalu antri saat akhir pekan ini berawal dari sebuah gedung pertemuan Gapoktan di tengah sawah.

"Karena kreativitas kepala desanya, yakni Pak Udik untuk membuat sebuah kafe sawah, kita bisa ngopi sambil menikmati pemandangan sawah nan hijau membentang luas plus pegunungannya. Kemudian makanannya dibuat prasmanan," terangnya.

Sekarang ternyata, lanjut Yasin, setelah cafe sawah ramai pengunjung, ekonomi masyarakat di sekitar desa tersebut makin bertumbuh dengan munculnya wisata-wisata baru.

"Ada lagi namanya Ekowisata Boon Pring di Kabupaten Malang juga, tepatnya di Sanankerto, Kec. Turen. Lalu di Tulungagung, di Umbul Damar Blitar, Watu Rumpuk Madiun, dan masih banyak lagi," bebernya.

Yasin menambahkan, tugas dari DPMD sebenarnya itu adalah menumbuhkan kreativitas masyarakat desa. "Ternyata desa kalau diberi kewenangan, itu luar biasa sekali kreatifitasnya. Sudah bukan zamannya lagi kita bagi-bagi bantuan karena APBDes mereka sebanyak Rp 1,5 miliar per tahun," tambahnya.

Yasin mengungkapkan, sudah menjadi tugas DPMD Jatim memberikan pencerahan bagaimana uang tersebut jangan hanya digunakan untuk pembangunan fisik semata. Namun, pihaknya lebih mengarahkan kepada pembangunan SDM.

"Uang itu jangan hanya dibuat untuk membangun jalan, jembatan, pagar, balai desa, dll. Ayo bangun SDM dengan pelatihan-pelatihan kewirausahaan dan keterampulan lainnya. Ayo bangun ekonomi, ada peluang uangnya kita investasikan," ungkapnya.

Memasuki tahun 2019 ini, Yasin menegaskan bahwa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur siap menjalankan program-program yang sudah dirumuskan oleh Gubernur Jatim Soekarwo di dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

"Mulai dari program Dana Desa, perluasan dan percepatan penanggulangan kemiskinan melalui Jalinmatra, BUMDes yang sudah difasilitasi untuk kerja sama dengan perbankan dan perusahaan, pembinaan pasar desa, serta pengembangan kelembagaan masyarakat," tegasnya.

Dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat, Yasin memaparkan ada empat kunci, yakni pertama, penguatan kapasitas individu; kedua, penguatan kapasitas kelembagaan; ketiga, penguatan kapasitas ekonomi; serta keempat, penguatan kapasitas sarana dan prasarana.

Menjelang pergantian kepemimpinan di Jawa Timur, kadis yang dilantik oleh Gubernur Jatim pada tanggal 30 November 2018 lalu ini siap merumuskan kembali program-program DPMD ke depan berdasarkan RPJMD gubernur yang baru.

"Kalau kita melihat di Nawa Bakti Satya milik Ibu Gubernur terpilih pasti ada penambahan. Prinsipnya, melanjutkan program Pakde Karwo tapi ada perubahan sekaligus penajaman fokus. BUMDes dan penanggulangan kemiskinan masih menjadi program unggulan," pungkas Yasin. (ian/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...