Selasa, 25 Juni 2019 19:48

​Merasa Dilecehkan Prabowo, Puluhan Jurnalis Ngawi Gelar Aksi Damai

Senin, 10 Desember 2018 22:45 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
​Merasa Dilecehkan Prabowo, Puluhan Jurnalis Ngawi Gelar Aksi Damai
Merasa dilecehkan dalam suatu statemen oleh salah satu Calon Presiden (Capres) bahwa Jurnalis Merupakan Antek Penghancur NKRI, puluhan Jurnalis Ngawi turun ke jalan.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Pernyataan yang telah dikeluarkan Prabowo Subianto beberapa waktu lalu pasca aksi alumni 212 di jakarta membuat para pegiat jurnalis di wilayah Ngawi meradang. Mereka melakukan aksi damai pada Senin (10/12)

Akhirnya pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB, puluhan awak media dari berbagai media mengadakan aksi damai dengan melakukan aksi long march yang dimulai dari depan alun-alun Merdeka Ngawi.

Para peserta aksi membawa poster yang intinya tidak menerima pernyataan Prabowo Subianto yang telah melecehkan profesi wartawan.

Rombongan pendemo yang mendapat kawalan ketat dari anggota Kepolisian tersebut berjalan dari alun-alun Ngawi menuju posko pemenangan Capres nomor urut 2 dan mengadakan orasi. Lalu mereka melanjutkan aksinya dengan berjalan menuju perempatan Kartonyono.

Di perempatan Kartonyono perwakilan dari Jurnalis Ngawi melakukan orasi dari atas tugu Kartonyono diikuti peserta demo sambil membentangkan poster.

"Ini merupakan bentuk keprihatinan jurnalis yang telah dilecehkan dalam suatu pernyataan oleh Prabowo Subianto, kita hanya meminta untuk Prabowo meminta maaf atas pernyataannya," jelas Didik Purwanto koordinator aksi saat ditemui BANGSAONLINE.com.

Sedangkan saat di depan posko pemenangan capres no urut 2 usai melakukan orasi, para pendemo ditemui Suratno ketua tim pemenangan Kab Ngawi. "Kita akan sampaikan aspirasi dari para wartawan Ngawi ke pusat," janji Suratno.

Dari aksi damai tersebut para pegiat media meminta agar Prabowo Subianto untuk meminta maaf. Jikalau hal tersebut tidak dipenuhi, para jurnalis Ngawi mengancam akan memboikot pemberitaan capres no urut 2 itu.

Sedangkan aksi yang dilakukan oleh para Jurnalis Ngawi dipicu pernyataan Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa Jurnalis merupakan antek penghancur NKRI. (nal/ian)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...