Jumat, 19 April 2019 16:22

​BKKBN Jatim Gaungkan Layanan KB bagi Peserta JKN

Kamis, 06 Desember 2018 21:53 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​BKKBN Jatim Gaungkan Layanan KB bagi Peserta JKN

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Berlakunya layanan KB bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dibiayai BPJS Kesehatan, menjadi spirit bagi Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim untuk terus melakukan sosilisasikan kepada masyarakat luas.

Melalui kegiatan Kampung KB di Desa Ngingas, Kec Waru , Sidoarjo, Rabu (5/12) kemarin, BKKBN Jatim gencar menyosialisasikan program pembiayaan layanan KB oleh BPJS Kesehatan dan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Inspektur Utama BKKBN Pusat Drs Agus Sukiswo AK MM mengatakan, sosialisasi kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara BKKBN dengan BPJS Kesehatan, Nomor 6/KSM/2017 dan Nomor 07/MOU/0317 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Keluarga Berencana pada Jaminan Kesehatan Nasional, dimana saat ini pelayanan KB dapat tercover oleh BPJS Kesehatan.

"Kita bersyukur pelayanan KB tercover dalam JKN, sehingga masyarakat tidak perlu kuatir jika membutuhkan layanan KB," ucapnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Yenrizal Makmur S.P., M.M, mengatakan, pihaknya siap mengawal program KKBPK dan menyosialisasikan program pembiyaan layanan KB oleh BPJS Kesehatan. Dengan total 1.416 Kampung KB yang sudah terbentuk di 38 kabupaten/kota se-Jatim akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi terkait dengan program KKBPK dan program pembiayaan layanan KB era JKN.

"Kita akan terus melakukan koordinasi dengan banyak pihak (Lintas sektor dan para stakeholder, red) dan masyarakat agar pelaksaaan program layanan KB era JKN dan program KKBPK dapat berjalan lancar dan sukes," terangnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Dra. Lucy Kurniasari menyatakan, tujuan diadakan sosialisasi BKKBN untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas bahwa pembiayaan pelayanan KB dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, pembiayaan pelayanan KB oleh BPJS Kesehatan sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Sehingga diperlukan dukungan dari lintas sektor atau instansi lain dalam pengawalannya.

"Kita tidak ingin ada masalah pembiayaan pelayanan KB ke depannya untuk itu diperlukan kerja sama dan kordinasi yang apik antara pemerintah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan organisasi profesi," ujarnya. (ian/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...