Senin, 19 Agustus 2019 07:18

​Tersangka Kasus UU ITE Guntual Laremba Kembali Dijerat Masalah Hukum

Kamis, 06 Desember 2018 17:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Tersangka Kasus UU ITE Guntual Laremba Kembali Dijerat Masalah Hukum
Guntual Laremba (dua dari kiri), memakai jas biru dan berkacamata.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Setelah ditetapkan tersangka atas kasus pencemaran nama baik dengan tuduhan pelanggaran UU ITE, Pengadilan Negeri Sidoarjo kembali tetapkan Guntual Laremba atas dugaan kasus penyalahgunaan gelar SH.

Tim Penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo menetapkan tersangka Guntual Laremba setelah melakukan serangkaian penyidikan, pengumpulan alat bukti, dan memeriksa para saksi, serta beberapa saksi ahli yang berkompeten atas kasus tersebut.

"Sudah kami tetapkan tersangka terhadap yang bersangkutan (Guntual) atas kasus dugaan penggunaan gelar palsu," cetus Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M Harris, Kamis (6/12).

Lebih jauh Harris menjelaskan, jika pihak Guntual Laremba, rencananya akan mencabut keterangan saksi dalam kasus ini. "Dia mau mencabut keterangan saksi. Tapi kita (penyidik Satreskrim) masih koordinasi dulu dengan pihak Kejaksaan dan Saksi Ahli," terang mantan Kapolsek Simokerto, Surabaya ini.

Ditanya apakah tersangka Guntual Laremba akan ditahan, Harris mengungkapkan jika pihaknya masih mempertimbangkan apakah tersangka akan ditahan atau tidak. "Sudah ada penetapan tersangka Guntual atas kasus penggunaan gelar palsu, prosesnya apakah yang bersangkutan perlu ditahan apa gaknya, masih kita pertimbangkan," terangnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Gatot Haryono menegaskan jika surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dengan nama terlapor Guntual Laremba atas kasus dugaan penggunaan gelar SH sudah diterima pada 30 juli 2018. 

Sedangkan untuk penetapan tersangkanya pada tanggal 27 November 2018 kemarin dari pihak penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo.

"Pada tanggal 27 November 2018 kemarin penetapan tersangka atas nama Guntual Laremba dalam kasus dugaan penggunaan gelar SH sudah kami terima dari penyidik Polresta Sidoarjo. Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga sudah kami tunjuk," pungkas pria asal Pamekasan, Madura ini. (cat/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...