Senin, 25 Maret 2019 09:30

​Gadis Imut Usia 6 Tahun ini Dijual untuk Dikawini

Jumat, 23 November 2018 18:50 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​Gadis Imut Usia 6 Tahun ini Dijual untuk Dikawini
Masih kecil... sudah rasakan pedihnya hidup... foto: cnn/mirror.co.uk

HERAT, BANGSAONLINE.com – Dampak kekeringan berkepanjangan di Afganistan, menjadikan kehidupan di sana sangat sulit. Bahkan tak jarang, ibu terpaksa menjual anak perempuannya untuk ‘dimakan’ para orang tua dengan imbalan uang, agar uangnya bisa digunakan untuk makan.

Mamareen adalah seorang ibu yang dilaporkan menjual putrinya, Akila (6), demi bisa memberikan makan untuk anak-anak lainnya. Memang, beberapa keluarga yang kelaparan di Afghanistan telah terpaksa menjual anak-anak mereka sendiri dalam upaya untuk bertahan hidup dari kekeringan berkepanjangan.

Di dalam sebuah kamp pengungsian di dekat Kota Herat, beberapa orang tua mengatakan kepada wartawan bahwa mereka terpaksa menjual anak-anak gadis mereka. Bahkan, beberapa di antaranya masih berusia 4 tahun.

Seorang ibu yang didokumentasikan CNN menjelaskan bahwa putrinya, Akila, sekarang dimiliki oleh seorang lelaki yang lebih tua di sebuah tenda di dekatnya. "Saya meninggalkan desa saya dengan ketiga anak saya karena kekeringan yang parah," katanya kepada CNN.

"Untuk menghindari kelaparan di antara anak-anak saya, saya menjual anak saya kepada seorang pria seharga sekitar 3.000 dollar, tetapi sejauh ini baru diberi 70 dollar. Saya tidak memiliki uang, tidak ada makanan dan tidak ada pencari nafkah karena suami saya terbunuh dalam perang."

Akila, yang duduk di sebelah ibunya selama wawancara, tidak tahu nasibnya. Ibunya, Mamareen, mengatakan anak itu tidak tahu dia telah dijual. Orang yang membeli Akila, Najmuddin, dilaporkan tidak bersedia diwawancara CNN.

Najmuddin mengatakan, keluarga gadis itu tidak punya makanan, dan dia bersedia membeli Akila untuk dikawinkan dengan putranya yang berumur 10 tahun, Sher Agha. Najmuddin mengatakan tidak masalah kalau Akila masih sangat muda. "Hal-hal ini terjadi di sini. Bahkan seorang lelaki tua menikahi seorang gadis muda. Itu terjadi," katanya.

Lebih dari 275.000 orang mengungsi ke kamp-kamp penampungan karena musim kering yang mengakibatkan kurangnya makanan di wilayah ini.

Najmuddin mengatakan hasil panen gandum dan melon miliknya gagal dan semua domba, sapi, dan kambingnya mati karena tidak ada yang memberi mereka makan. Dan dia bukan satu-satunya orang di kamp yang mengaku membeli dan menjual anak-anak untuk bertahan.

Orang lain yang tak disebut, mengatakan kepada CNN bahwa ia telah menjual putrinya, yang baru berusia empat tahun, untuk melunasi utang.

Kekeringan sangat buruk terjadi di 20 provinsi di Afganistan, sehingga PBB telah mengungsikan lebih banyak orang, daripada perang yang sedang berlangsung antara Taliban dan pemerintah. Sebanyak 2 juta penduduk terancam kelaparan. 

Pembeli Akila

Sumber: mirror.co.uk
Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...