Jumat, 19 April 2019 06:19

​Beri Teladan, Kiai Asep Minta Erick Thohir Tak Balas Kekejian Hoax

Jumat, 23 November 2018 13:36 WIB
Editor: MMA
Wartawan: --
​Beri Teladan, Kiai Asep Minta Erick Thohir Tak Balas Kekejian Hoax
Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA saat orasi pada Deklarasi Jokowi-Ma'ruf se-Tapal Kuda di Pondok Pesantren Nurul Qornain Jember Jawa Timur, Kamis (22/11/2018). Foto: istimewa/bangsaonline.com

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dr KH Asep Saifuddin Chalim minta Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, tidak membalas kekejian hoax yang selama ini dilancarkan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Biarkan kekejian hoax itu nanti akan menampar muka mereka sendiri," kata Kiai Asep Saifuddin Chalim yang Ketua Dewan Penasehat Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) saat pidato pada Deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin se-Tapal Kuda yang digelar JKSN di Pondok Pesantren Nurul Qornain Jember, Kamis (22/11/2018).

(Nyai Hj Fatimah (paling kiri) Sekretaris PC Muslimat NU Kota Surabaya, bersama Khofifah Indar Parawansa, dan Nyai Mahfudzoh Ali Ubaid putri KH Abdul Wahab Hasbullah, dalam acara Deklarasi Jokowi-Ma'ruf se-Tapal Kuda di Pondok Pesantren Nurul Qornain Jember, Jawa Timur, Kamis, 22 Nopember 2018. foto: bangsaonline.com)

Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu menegaskan bahwa hoax jangan dilawan dengan hoax. "Kasihan bangsa. Bangsa ini harus diberi keteladanan," tegas Kiai Asep yang dikenal sebagai ulama miliarder dan dermawan itu.

Meski demikian bukan berarti hoax harus dibiarkan. “Harus diklarifikasi,” pinta Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu. Ercik Thohir yang duduk di jajaran paling depan mengangguk-angguk.

Yang menarik, Kiai Asep kemudian melantunkan sebuah syair Arab yang artinya: Biarkanlah dia yang menyakitimu. Janganlah kau balas kekejian itu. Karena segera dia akan terbalaskan. Dan dia sendiri itu pelaku pembalasan.

Syair ini, menurut Kiai Asep, mejelaskan bahwa para penyebar hoax itu akan menampar dirinya sendiri. Kiai Asep juga menjelaskan bahwa syair ini ia gubah dari aslinya sehingga relevan dengan konteks keindonesiaan sekarang terutama terkait hoax. “Saya ini plagiator,” canda Kiai Asep. Mendengar itu Erick Thohir langsung tertawa.

Sementara Kiai Yazid Karimullah mewakili kiai dan santri se-Tapal Kuda menegaskan dukungannya untuk Jokowi-Kiai Ma'ruf. "Saya berikrar, selaku pengasuh Ponpes beserta keluarga besar dari para alumni para wali santri akan mendukung sepenuhnya untuk pemenangan Capres Cawapres Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin," ujarnya.

Sedang Erick Thohir mengajak masyarakat untuk menyiarkan kebenaran tentang pasangan Capres-Cawapres nomor 01. "Saya diberi kesempatan pada satu bulan setengah terakhir, bisa dekat dengan Capres kita Pak Jokowi. Apa yang saya lihat selama ini beliau memang pemimpin yang taat beragama dan rajin shalatnya. Kalau ada pihak yang mempertanyakan ini, Insyaallah salah," terang Erick.

Ia juga menegaskan bahwa bangsa ini perlu sejuk dan Jokowi adalah tipe pemimpin yang sejuk dan sederhana.

Acara deklarasi ini memang dihadiri langsung oleh Erick Thohir selaku Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf,. Hadir pula Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa, disamping Ketua Dewan Penasihat JKSN Dr. K.H. Asep Saifuddin Chalim, serta pengasuh Ponpes Nurul Qarnain Jember, KH Yazid Karimullah.

JKSN berdiri dipelopori oleh Khofifah dan Kiai Asep Saifuddin Chalim. Awalnya pendirian KSN ini diawali rapat di kediaman Dr KH Muhammad Barra atau Gus Barra (putra pertama Kiai Asep Saifuddin Chalim) di Siwalankerto Utara Surabaya. Kemudian JKSN dideklarasikan secara nasional di kediaman Kiai Asep Saifuddin Chalim di Pacet Mojokerto Jawa Timur. Saat itu selain dihadiri Erick Thohir dan Khofifah juga dihadiri perwakilan dari 34 provinsi seluruh se-Indonesia.

Yang menarik, semua kegiatan JKSN ini dibiayai secara swadaya sehingga berjalan lincah dan gesit tanpa menunggu bantuan dana dari Jakarta. (tim)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...