Senin, 17 Juni 2019 09:16

​Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 13 November 2018 22:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
​Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Berdampak Positif ke Pertumbuhan Ekonomi
Presiden Jokowi saat mencoba kereta cepat menuju bandara Soekarno - Hatta. foto : istimewa.

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Pembangunan infrastruktur dinilai memiliki dampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Selain mengatasi ketimpangan antara pusat dan daerah, pembangunan infrastruktur dapat mengurangi biaya produksi menjadi lebih murah.

"Infrastruktur yang sudah dibangun Presiden Jokowi cukup drastis dan dampaknya pada perekonomian cukup besar. Secara makro faktual, kalau misalnya presiden tidak menyediakan Rp300 triliun-Rp400 triliun untuk infrastruktur dan lainnya, pertumbuhan ekonomi pasti akan lebih rendah dari sekarang," ujar Kepala Kajian Makroekonomi, LPEM Universitas Indonesia Febrio N Kacaribu berdasarkan rilis yang diterima redaksi, Selasa (13/11).

Dia menambahkan dampak dari pembangunan infrastruktur tidak bisa dirasakan dalam waktu setahun atau dua tahun, melainkan 4-5 tahun ke depan, di mana akan terasa dalam bentuk efisiensi biaya produksi yang lebih rendah.

"Khususnya untuk masyarakat yang tinggal di kota besar, masalah yang sering dihadapi itu kemacetan dan biaya ekonomi yang tinggi karena harus mengantar barang dengan harga mahal," ujarnya.

Selebihnya, manfaat infrastruktur tentunya akan dirasakan sektor industri.

"Sebagai contoh, produsen sirup di medan itu ketika dia membeli gula dari Jawa biaya transportasinya lebih mahal dibandingkan beli di Tiongkok. Jadi masalah infrastruktur memang nyata adanya," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah mengaku optimistis pertumbuhan ekonomi mampu mencapai 5,2 persen sampai dengan akhir tahun. Meskipun pada kuartal III-2018, perekonomian hanya tumbuh 5,17 persen secara year on year (yoy).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan meski hanya tumbuh 5,17 persen di kuartal III tapi ekonomi Indonesia mampu bertahan di tengah gejolak global. Berbagai tekanan nyatanya bisa dihadapi agar perekonomian tetap tumbuh.

"Dalam situasi tekanan global, perang dagang, normalisasi kebijakan AS, minyak mentah yang harganya naik, kita tetap bisa mempertahankan pertumbuhan. Itu menurut saya sesuatu yang patut untuk digarisbawahi," jelas Darmin belum lama ini.

Menurut dia, berbagai indikator perekonomian menunjukan kondisi yang baik. Dengan ekonomi yang tetap tumbuh, serta inflasi yang terjaga seharusnya perekonomian Indonesia berada pada posisi yang positif. (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...