Menurut penyelidikan polisi, persoalan antara pengemudi dan penumpang wanita diperkirakan berusia 48 tahun ini, amatlah sepele. Penumpang itu ingin sopir menggentikan bus di tengah jembatan. Lha tentu saja permintaan gila ini tidak diluluskan sopir, karena memang dilarang berhenti.
Wanita itu marah, lalu mengambil satu sandalnya untuk dikaplokkan ke kepala sopir. Sopir pun membalas dengan berusaha memukul wanita itu dengan tangan kanannya. Tangan kiri tetap memegang kemudi. Lha kok wanita itu membalas lagi, ngaplok kepala pak sopir. Tentu saja pak sopirnya gak terima, lalu mencoba memukul wanita itu dengan tangan kanannya.
Apa lacur, bus membelok ke kiri, masuk ke lajur lain. Dari arah berlawanan melaju sebuah sedan merah. Bruak! Sedan hancur di bagian depan, tapi pengemudinya dikabarkan terselamatkan. Bus terus meluncur. Menabrak tembok pembatas jembatan. Bus terjun bebas ke air sungai Yangtze. Perlahan tenggelam.
Tim penyelamatan melakukan pencarian dan evaluasi korban, sampai Kamis kemarin. Dan masih menemukan 13 mayat dari 15 orang yang berada dalam bus itu, termasuk sopir.










