Selasa, 17 September 2019 12:28

​Pedopilia Ini Rekam Dirinya Memerkosa Bayi 2 Tahun, Bungkam Mulut agar Tak Menangis

Jumat, 26 Oktober 2018 22:25 WIB
Editor: choirul
​Pedopilia Ini Rekam Dirinya Memerkosa Bayi 2 Tahun, Bungkam Mulut agar Tak Menangis
Rekonstruksi perkosaan bayi. foto: mirror.co.uk

QUEENSLAND, BANGSAONLINE.com - Jason Daron Mizner (44), dihukum penjara 19 tahun karena melakukan perkosaan terhadap bayi usia 2 tahun. Saat pemerkosaan, ia membungkam mulut bayi agar tak menangis. Gilanya, dia merekam sendiri aksinya itu.

Hakim Pengadilan Distrik Leanne Clare menggambarkan perbuatannya sebagai 'jenis kejahatan yang berbeda'. Hukuman untuk pemerkosa anak itu ditunda karena hakim begitu terguncang oleh video tersebut. Hakim mengaku butuh waktu untuk memastikan hukuman yang adil.

Tapi Hakim Clare mengakui bahwa dia sulit menghilangkan kekejian Mizner dari pikirannya, lapor news.com.

Adalah ibu sang bayi itu yang menemukan rekaman. "Saya hanya menonton sebagian dan saya sangat terpukul dan sangat ngeri," ujar si ibu bayi.

Mizner telah mengaku bersalah atas lebih dari 60 pelanggaran seks terhadap anak, termasuk lebih dari 30 tuduhan pemerkosaan dan merekam adegan-adegan itu.

Mizner, guru yoga dari Gold Coast Australia ini, akhirnya tertangkap di Thailand. Dia telah menghabiskan 11 tahun di penjara Thailand untuk pelanggaran seks anak.

Jaksa menginginkan pria berusia 44 tahun itu dipenjarakan seumur hidup.

Pengacara Mizner berdebat bertahun-tahun di Thailand untuk menyelamatkan Mozner dari kekerasan napi lain di penjara. "Dia menerima pemukulan dan penyiksaan lainnya. Sebagian dalam kaitannya dengan perkosaan bayi di Australia. Polisi Federal Australia memberi bukti pada sidang (Thailand) tentang peristiwa di Australia, jadi narapidana di Thailand tahu. Dan dia dihajar di penjara."

Hakim Clare mengatakan, masa-masa sulit di penjara Thailand yang dialami Mizner tidak akan harus mengurangi hukumannya.

Dia menjalani 11 tahun dari tuntutan sanksi 35 tahun di penjara Thailand. Mizner dideportasi ke Australia, untuk ditangkap lagi Brisbane, dan diadili lagi. 

Sumber: mirror.co.uk
Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...