Selasa, 23 April 2019 00:04

​Sekdaprov Jatim: Siapkan Smart JATIMNOMIC’s Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kamis, 18 Oktober 2018 01:10 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​Sekdaprov Jatim: Siapkan Smart JATIMNOMIC’s Hadapi Revolusi Industri 4.0
Sekdaprov Jatim, Dr. Ir. Heru Tjahjono saat menerima cinderamata dari Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X di acara Musrenbang Regional 2018 di Hotel Hyatt, DI Yogyakarta.

YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Pemprov Jatim telah menyiapkan strategi Smart JATIMNOMIC’s untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0. Dalam pengembangannya meliputi sektor produksi baik segmen UMKM dan besar, pemasaran, dan pembiayaan kompetitif.

“Adanya revolusi industri 4.0 mendorong ke depan konsepsi JATIMNOMICs menjadi dasar terbangunnya sistem ekonomi digital yaitu Smart JATIMNOMICs, sehingga bisa mewujudkan Jatim sebagai salah satu provinsi tangguh di Indonesia,” ujar Sekretaris Daerah Prov. Jatim Dr. Ir. Heru Tjahjono saat menghadiri acara Musrenbang Regional Jawa-Bali Tahun 2018 di Ballroom Hotel Hyatt Regency Yogyakarta, Jl. Palagan Tentara Pelajar, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (17/10).

Heru menambahkan, revolusi industri 4.0 mendesak adanya perubahan tata kelola industrialisasi. Oleh sebab itu, penggunaan teknologi informasi juga diterapkan dalam mengakselerasi UMKM dengan market place.

“Kami telah menyiapkan market place salah satunya yakni dengan bukalapak.com bagi UMKM di Jatim yang memasarkan produk lokal bukan impor,” terang Heru sembari menambahkan bahwa produk lokal harus dipasarkan lebih luas untuk tetap melestarikan kearifan lokal.

Lebih lanjut disampaikan, Pemprov Jatim telah mengembangkan dan mengimplementasikan 7 bentuk layanan e-government yang mampu menjadi modal dasar bagi pemerintah provinsi untuk industrialisasi digital. Bahkan, dalam dua tahun terakhir, yakni di 2017 dan 2018, Jatim telah mendapatkan penghargaan “The Best Smart Governance” dalam kategori Smart Province dari City Asia Center for Smart Nation.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menyiapkan strategi untuk membangun SDM yang berdaya saing digital dengan memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan. Di sektor pendidikan lewat dual track strategi yaitu penguatan vokasional di sektor non formal dan formal. Di bidang kesehatan yaitu dengan peningkatan tindakan promotif dan preventif.

“Kami juga melakukan link and match dengan industri khususnya bagi lulusan SMK serta program pelatihan tenaga pendidik. Semua ini merupakan upaya untuk meningkatkan SDM yang berkualitas,” pungkas Heru. 

Revolusi Industri 4.0 Harus Cepat Direspon

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwana X menyampaikan, revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat. Hal ini penting dilakukan karena revolusi industri 4.0 merupakan babak baru banyak memberi peran kepada teknologi virtual dan bentuk perindustrian yang lebih canggih.

“Forum ekonomi dunia membawa pesan bahwa perkembangan industri akan membawa beberapa akibat diantaranya destruksi pekerjaan, resiko keamanan dan konflik, serta perpaduan teknologi, inovasi dan daya produksi,” ungkap Sultan HB X.

Sultan HB X menambahkan, revolusi industri 4.0 yang mengedapankan digitalisasi perlu segera diantisipasi oleh pemerintah dengan serius. Pemerintah harus merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kepentingan ekonomi nasional dan inovasi. “Lewat Forum Musrenbang Regional se Jawa-Bali akan dirumuskan strategis perencanaan pembangunan khususnya dalam menghadapi revolusi industri 4.0, yang akan disepakati dalam bentuk Deklarasi Gubernur se Jawa-Bali,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, juga dibacakan Deklarasi Musrenbang Regional Jawa – Bali tahun 2018 oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Deklarasi ini berisi 7 poin, diantaranya mengoptimalkan 5 sektor manufaktur making indonesia 4.0 dan sektor lain sesuai potensi daerah untuk menyerap angkatan kerja produktif, dan meningkatkan kompetensi SDM sesuai standard kerangka kualifikasi nasional Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementrian PPN/Bappenas Rudi Suprihadi Prawiradinata, MCRP, Ph.D, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Banten Wahidin Halim, Forkompimda Provinsi DIY, serta Kepala Bappeda se Jawa-Bali. (ian/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...