Rabu, 17 Juli 2019 12:43

​Diadili karena Tembaki Pemencet Bel Rumah, Malah Ciuman di Ruang Pengadilan

Jumat, 12 Oktober 2018 21:51 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​Diadili karena Tembaki Pemencet Bel Rumah, Malah Ciuman di Ruang Pengadilan
diadili, lho malah ciuman. foto: mirror.co.uk

ROCHESTER HILLS, BANGSAONLINE.com - Jeffrey Zeigler, diadili karena memberondong tembakan kepada bocah Brennan Walker (14), gara-gara dia memencet bel rumahnya. Padahal Brennan ingin menanyakan arah ke sekolahan.

Parahnya, saat pengadilan, dia malah berciuman mesra dengan istrinya.

Jeffrey Zeigler, yang juga pensiunan petugas pemadam kebaran ini dapat dilihat dalam rekaman CCTV bertelanjang dada saat dia berdiri di beranda dan menembak ke arah bocah, yang telah berlari menjauh.

Remaja Brennan Walker muncul di beranda Zeigler ketika dia ketinggalan bus sekolahnya dan tersesat mencoba berjalan ke sekolah. Dia memencet bel dan ingin menanyakan arah ke sekolah. Tapi dia langsung berlari menjauh ketika tuan rumah membuka pintu sambil menodongkan senapan shotgun.

Zeigler terlihat kalap dan menembaki Brennan.

Pengadilan di Amerika Serikat telah mendengar dari Ny Zeigler, yang mengambil posisi sebagai saksi dalam sidang suaminya. Dia bilang dia tidak tahu Brennan adalah anak sekolah lantaran tampak seperti laki-laki dewasa.

Nyonya Zeigler berkata: "Saya melihat orang kulit hitam berdiri di depan pintu saya dan saya berteriak padanya dan saya bertanya apa yang dia lakukan di sana. Dia memberitahuku bahwa dia akan pergi ke sekolah dan pada saat itu dia mendekati pintu dan membuka pintu kasa, dan meletakkan tangannya di pegangan pintu lagi, seolah-olah dia datang ke rumahku."

Nyonya Zeigler membuka pintu dan panik. Fox News di AS melaporkan bahwa dia mengatakan kepada pengadilan, dia berteriak untuk suaminya yang tertidur dan menelepon 911. Panggilan itu juga dimainkan selama persidangan.

Dia menambahkan: "Dia tidak terlihat seperti anak kecil. Dia adalah pria yang agak besar berdiri di sana, dan juga, jika dia pergi ke sekolah, kami tidak memiliki sekolah di daerah kami. Zeigler, seorang pensiunan petugas pemadam kebakaran, mengaku menyesal atas peristiwa 12 April, di Rochester Hills, Michigan.

Dia menjelaskan bahwa dia bermaksud menembakkan pistol ke udara tetapi tergelincir di beranda basah. Dia menambahkan bahwa dia menyesal dan jika dia punya waktu lagi dia akan memberikan anak itu tumpangan ke sekolah.

Suami istri ini akhirnya berciuman di dalam ruang sidang. Persidangan berlanjut.

Sumber: mirror.co.uk
Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...