Jumat, 24 Mei 2019 04:59

​Menteri Perdagangan Anugerahi Pakde Karwo Penghargaan

Selasa, 09 Oktober 2018 21:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
​Menteri Perdagangan Anugerahi Pakde Karwo Penghargaan
Gubernur Jatim Pakde Karwo didampingi Bude Karwo, menerima penghargaan dari Menteri Perdagangan RI atas inisiasi penguatan perdagangan antar daerah.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mendapat penghargaan atas Inisiasi Perdagangan Antar Daerah yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Perdagangan, Drs. Enggartiasto Lukita pada Pembukaan Jatim Fair ke-9 Tahun 2018 di Grand City Convex Surabaya, Selasa (9/10). 

Apresiasi yang tinggi dari pemerintah pusat itu dianugerahkan kepada Pakde Karwo, sapaan Gubernur Jatim, atas inovasi dan gagasannya dalam memajukan dan meningkatkan perdagangan antar daerah.

Penganugerahan penghargaan tersebut disambut dengan penuh syukur oleh Pakde Karwo. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah kerja keras dari pemerintah untuk menghadirkan inovasi guna mendorong dan memperkuat perdagangan dalam negeri. Salah satu inovasi itu adalah dengan menerapkan ekonomi digital dalam industri perdagangan.

Melalui ekonomi digital, lanjut Pakde Karwo, dapat disediakan informasi tentang penyediaan bahan baku industri di masing-masing daerah. Sehingga ketika ada suatu daerah atau perusahaan membutuhkan bahan baku (raw material), bisa mengambil dari daerah dan tidak perlu impor dari luar negeri.

Karena itu, Pemprov Jatim membuat Sistem Informasi Perdagangan Bahan Baku sebagai inovasi untuk menerapkan ekonomi digital di idustri perdagangan terhadap bahan baku. Aplikasi ini dibuat untuk mendorong sistem perdagangan agar kemandirian industri dalam negeri dapat terwujud.

Inovasi tersebut berbuah positif, berdasarkan data BPS, menunjukkan bahwa perdagangan antar provinsi Jatim meningkat. Tahun lalu, perdagangan antar provinsi Jatim mencapai surplus Rp. 164 triliun, pada semester I tahun ini sudah mencapai Rp. 101 triliun. Diperkirakan pada akhir 2018 mengalami surplus sebesar Rp. 210 triliun.

“Di posisi investasi naik sekitar 22 %, tahun lalu, investasi mencapai Rp. 154 triliun. Pada semester I tahun ini sudah mencapai Rp. 95 triliun, diperkirakan akhir tahun mencapai Rp. 190 sampai Rp. 200 triliun” kata gubernur yang juga menjadi Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini.

(Gubernur Jawa Timur saat mendampingi Menteri Perdagangan Republik Indonesia pada acara pembukaan Jatim Fair 2018)

Pakde Karwo Layak dapat Penghargaan

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan RI, Drs. Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa Pakde Karwo sangat layak mendapat penghargaan ini. Alasannya, kepemimpinan Pakde Karwo mampu menjadi inspirasi dan bisa menciptakan inovasi baru untuk kemajuan daerahnya.

“Pakde Karwo mampu memimpin bupati/walikota di Jatim, sebagai gubernur, beliau juga menunjukkan sosok pemimpin yang selalu dekat dengan rakyat, dan hadir pada saat rakyat membutuhkan. Selain itu, beliau mau turun sendiri untuk mengatasi permasalahan dengan cepat. Jadi Pakde Karwo layak mendapatkan penghargaan ini” katanya.

Enggartiasto menambahkan, Pakde Karwo juga mampu memberikan kemudahan, dukungan, fasilitas, dan sarana yang memadai kepada masyarakat, khususnya para pengusaha untuk berkembang. Termasuk dengan menghadirkan inovasi berupa aplikasi monitoring perdagangan dalam negeri.

“Penghargaan ini juga sebagai ungkapan terima kasih kami dari pemerintah pusat atas inovasi Pakde Karwo. Dulu kami pernah mengangkat inovasi Pakde Karwo ke tingkat nasional, nanti pada saatnya juga kami ingin mengangkat aplikasi yang bekerja sama dengan marketplace ini ke tingkat nasional. Ini sangat meringankan kerja kami” ujarnya.

Menteri Enggartiasto juga memuji langkah Pakde Karwo yang mendorong gubernur se-Indonesia untuk bekerjsama dengan marketplace nasional demi memperkuat perdagangan dalam negeri. Menurutnya, langkah ini sangat tepat untuk memberikan efisiensi dan menjadikan proses perdagangan lebih cepat dan murah.

“Sebagai Ketum APPSI, Pakde Karwo menginisiasi kerjasama dengan gubernur se-Indonesia untuk membangun interkoneksi guna memenuhi kebutuhan masing-masing daerah. Apa yang surplus dan defisit, bisa dipenuhi tanpa harus melakukan impor. Kami tunggu pada Desember mendatang, semoga 34 provinsi bersedia bergabung” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan ini, Ketua Dekranasda Jatim, Dra.Hj. Nina Kirana Soekarwo, Forkopimda Jatiim bersama istri, para konsul negara sahabat, Sekdaprov Jatim, Dr. Ir. Heru Tjahjono dan istri, para bupati dan walikota se-Jatim, para asosisai UMKM dan IKM di Jatim. (ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...