Rabu, 17 Juli 2019 14:38

​Pembangunan Rumah Sehat KH Hasyim Asy'ari Tebuireng Resmi Dimulai

Kamis, 20 September 2018 00:28 WIB
Editor: Redaksi
Wartawan: Tim
​Pembangunan Rumah Sehat KH Hasyim Asy
Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz saat melakukan Peletakan Batu Pertama pembangunan Rumah Sehat KH Hasyim Asy'ari Tebuireng.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Setelah melalui proses perencanaan dan studi kelayakan, rencana pembangunan Rumah Sehat KH Hasyim Asy'ari Tebuireng resmi dimulai pada Rabu, 19 September 2018. Peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit hasil kerjasama Dompet Dhuafa dan Yayasan Hasyim Asy'ari itu dilakukan oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab.

Dalam sambutannya, Bupati Mundjidah menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas partisipasi aktif Pesantren Tebuireng dalam upaya membangun kesehatan masyarakat. 

"Sudah banyak sekali yang diberikan oleh Pesantren Tebuireng kepada bangsa dan negara. Mulai dari pendirian Nahdlatul Ulama, pelayanan pendidikan hingga universitas. Kini yang akan kita saksikan, dalam bentuk pembangunan rumah sakit," ujar salah satu putri KH. Abdul Wahab Chasbullah ini.

Tokoh Muslimat NU ini menegaskan, pendidikan, kesehatan dan ekonomi adalah pilar kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pihaknya akan sepenuhnya mendukung pendirian rumah sakit ini. Untuk membuktikan komitmennya, Mundjidah mengajak serta beberapa kepala organisasi perangkat daerah terkait, seperti Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Dinas Perizinan. 

"Kami siap memfasilitasi aspek perizinan dari pendirian rumah sakit ini," ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz menuturkan, pembangunan rumah sakit ini merupakan upaya Pesantren Tebuireng untuk mengembangkan khidmatnya kepada masyarakat. Dengan menggandeng Dompet Dhuafa, pihaknya berharap rumah sakit atau rumah sehat ini nantinya akan dikelola secara profesional.

Direktur Dompet Dhuafa Imam Rulyawan menuturkan, riwayat pendirian rumah sakit ini diawali dari kunjungan Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) dan Bu Nyai Farida Salahuddin ke Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa, sekitar setahun lalu. 

"Setelah itu, Gus Sholah langsung menawarkan kerjasama pembangunan rumah sakit serupa di Tebuireng," ujarnya.

Ditambahkannya, rumah sehat ini menggunakan konsep sehat fisik, sehat mental, sehat sosial dan sehat spiritual. Nantinya, pasien dhuafa yang dilayani di rumah sakit ini terdiri dari tiga kategori. Yaitu, pasien BPJS yang preminya dibayarkan melalui BPI, pasien yang tidak mampu bayar premi BPJS dan akan disubsidi dari dana zakat yang dikelola oleh Dompet Dhuafa, serta pasien yang tidak punya identitas kependudukan dan diadvokasi.

"Tidak ada ceritanya, pasien yang kartu BPJS-nya mati ditolak di rumah sakit ini. Zakat yang dikelola Dompet Dhuafa akan hadir untuk mereka," tandasnya.

Rulyawan juga berharap, hadirnya rumah sakit ini akan membantu pengembangan kampus Universitas Hasyim Asy'ari. "Suatu saat, jika kampus akan mendirikan fakultas kedokteran, rumah sakitnya sudah tersedia," harap dia.

Dalam acara tersebut, diserahkan pula wakaf tunai sebesar Rp 450 juta dari CIMB Niaga Syariah. Dana tersebut diserahkan secara simbolik oleh Head of Syariah Consumer & Business Management CIMB Niaga Syariah Diah Rachma Paramaiswari kepada Wakil Pengasuh Pesantren Tebuireng Abdul Hakim Mahfudz. (*)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...