Selasa, 25 September 2018 22:57

​Pengesahan 600 Warga Baru PSHT di Blitar Libatkan Ribuan Petugas Gabungan

Jumat, 14 September 2018 19:28 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Pengesahan 600 Warga Baru PSHT di Blitar Libatkan Ribuan Petugas Gabungan

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan prosesi pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Jumat (14/9/2018).

Ribuan personel ini terdiri dari anggota Polres Blitar Kota, Polres Blitar, Polres Kediri, Kodim 0808 Blitar dan Bataliyon Infanteri 511.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, mereka akan disebar di sejumlah titik lokasi menuju gedung lama kantor Pemerintah Kabupaten Blitar di Jalan Sudanco Supriyadi, Kota Blitar. Tempat dilaksanakannya pengesahan 600 warga baru PSHT.

"Dari Polres Blitar Kota kami terjunkan 328 personel. Sisanya bantuan dari Polres Blitar, Polres Kediri, dan TNI. Total semuanya sekitar seribu personel. Sementara khusus di perbatasan Blitar-Tulungagung akan dibantu personel dari Polres Tulungagung," jelas Adewira, Jumat (14/9/2018).

Selain Polri dan TNI, pihaknya juga akan melibatkan pengamanan internal dari personel Pamter PSHT. Alasannya, mereka lebih tahu dan paham cara menghadapi anggotanya. 

"Pola pengamanan di beberapa titik paling depan adalah Pamter PSHT sendiri. Misalnya ada penyekatan anggota dari daerah lain Pamter PSHT yang akan lebih dulu mengarahkan mereka untuk kembali," imbuhnya.

Menurut dia, pengamanan dengan melibatkan ribuan personel ini untuk mencegah terjadinya gesekan antara pesilat PSHT dengan kelompok lain. Seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah lain.

"Sebelumnya kami juga sudah melakukan penyisiran ke titik rawan serta melakukan rakor dengan PSHT Blitar Raya maupun pesilat dari kelompok lain untuk bekerjasama menjaga keamanan selama pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT di Kota Blitar," tegasnya.

Lebih lanjut Adewira mengimbau tidak ada konvoi oleh anggota PSHT sebelum maupun sesudah pengesahan agar tidak menganggu pengguna jalan lain dan menyebabkan kemacetan lalu lintas. 

"Kalau macet-macet dikit kami harap masyarakat maklum. Namun kami memastikan tidak akan ada konvoi," pungkasnya. (ina/ian)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...